Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI senilai Rp11.420.104.815.858, Jumat.
Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
“Mewakili Bapak Menteri Nusron, menghadiri acara penyerahan denda administratif oleh Satgas PKH dengan nilai sekitar Rp11,42 triliun. Bersyukur dapat melaksanakan apa yang menjadi harapan Bapak Presiden, harapan dari masyarakat, agar kekayaan negara serta sumber daya alam yang kita miliki ini bisa sebesar-besarnya termanfaatkan untuk rakyat,” ujar Wamen Ossy di Komplek Kejaksaan Agung, Jakarta, usai kegiatan berlangsung.
Ia menjelaskan Satgas PKH terdiri atas sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian ATR/BPN. Pada tahap ini, Satgas PKH tidak hanya mengembalikan hasil penagihan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, tetapi juga menyerahkan kembali penguasaan kawasan taman nasional seluas kurang lebih 254.780,20 hektare.
Penyerahan dilakukan secara simbolis dari Jaksa Agung yang juga Wakil Ketua I Pengarah Satgas PKH ST Burhanuddin kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Selain itu, turut terlaksanakan penyerahan kawasan perkebunan tahap VI dengan luas kurang lebih 30.543,40 hektare melalui mekanisme berjenjang, mulai dari Jaksa Agung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Selanjutnya, Menteri Keuangan menyerahkan kepada Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yang kemudian meneruskan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto turut menyaksikan rangkaian prosesi penyerahan tersebut.
Sehubungan dengan capaian tersebut, Wamen Ossy berharap kinerja Satgas PKH dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Tadi Bapak Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satgas PKH yang telah bekerja dengan keras, dan tentunya terus memberikan semangat, terus melanjutkan kerja-kerja untuk masyarakat, bangsa, dan negara kita,” kata Wamen Ossy.
