Lolos SLOMPN dan CYATC, Atlet Panjat Tebing Sitaro Masuk Pembinaan Nasional

Terbit:

Sitaro, Lintasutara.com – Atlet panjat tebing Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Christiani Alfa Mumu, lolos seleksi Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN) dan Cibubur Youth Athlete Training Center (CYATC).

Kedua program tersebut merupakan bagian dari sistem pembinaan atlet usia muda yang dikelola Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Keberhasilan itu diraih Alfa setelah melewati rangkaian seleksi di Jakarta. Sebelumnya, atlet binaan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sitaro tersebut mewakili FPTI Provinsi Sulawesi Utara tampil pada Kejuaraan Nasional Panjat Tebing Kelompok Umur XX Tahun 2026.

Ia berhasil menunjukkan performa yang naik dengan finis di peringkat lima pada nomor boulder U-15 sehingga membawanya masuk dalam program pembinaan atlet nasional.

Baca Juga:

Ketua FPTI Sitaro, James Tamo, mengatakan kelulusan Alfa menjadi bukti bahwa atlet dari daerah kepulauan mampu bersaing di tingkat nasional.

“Ini adalah kebanggaan bagi masyarakat Sitaro. Lolosnya Alfa membuktikan bahwa atlet dari daerah kepulauan mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk terus berkembang dan mengharumkan nama Sitaro, Sulawesi Utara, bahkan Indonesia,” kata James.

Sekretaris FPTI Sitaro, Christian Tahulending, menilai capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan. Menurut dia, keberhasilan Alfa diharapkan menjadi pemacu semangat bagi atlet-atlet muda lainnya.

“Keberhasilan Alfa menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang berkesinambungan dapat membuka jalan menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi. Kami akan terus memperkuat pembinaan atlet usia dini agar semakin banyak atlet Sitaro yang mampu menembus level nasional,” ujarnya.

Pelatih FPTI Sitaro, Taufik Bakulu, mengatakan Alfa mengalami perkembangan yang konsisten, baik dari aspek teknik, kondisi fisik, maupun mental bertanding. Menurut dia, hasil tersebut merupakan buah dari latihan yang dijalani dalam waktu yang panjang.

“Selama ini Alfa sangat disiplin menjalani program latihan. Hasil ini bukan diperoleh secara instan, tetapi melalui latihan yang panjang dan kerja keras. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan semangat belajar dan terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” katanya.

Atlet yang lolos SLOMPN dan CYATC akan mengikuti pembinaan terpadu yang mencakup pendidikan formal, pelatihan olahraga, serta pendampingan ilmu keolahragaan sebagai bagian dari persiapan menuju prestasi di tingkat internasional.

Bagi FPTI Sitaro, keberhasilan Christiani Alfa Mumu menjadi penanda bahwa pembinaan atlet di daerah, meski dengan keterbatasan fasilitas, mampu melahirkan atlet berpotensi bersaing di tingkat nasional.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Sitaro untuk menekuni olahraga panjat tebing sekaligus mendorong pemerintah daerah memberikan dukungan yang lebih besar terhadap penyediaan fasilitas olahraga yang memadai.

Bagikan:

Artikel terkait

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Advertisement

Terpopuler

Rukmaya Arbaan Juara Senggighilang Idol 2026, ‘Taklukkan’ 18 Finalis Lewat Penampilan...

Sangihe

Dari Dinding Museum Ulu, Christiani Alfa Mumu Menapaki Panggung Nasional Panjat...

Olahraga

Fakta Cabo Verde, Negara ‘Mini’ Dengan Debut Ajaib di Piala Dunia...

Olahraga

ICCN Sulut Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sangihe

Sangihe

Sosok Marvein Hontong, Politisi Muda di Kursi Panas DPRD

Suara Redaksi

Terkini