LSM Desak Polres Sitaro Usut Tuntas Temuan Diduga Sianida di Perairan Siau

Terbit:

Sitaro, Lintasutara. com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kibar Nusantara Merdeka mendesak Kepolisian Resor Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mengusut tuntas kasus penemuan perahu yang diduga mengangkut bahan kimia jenis sianida di perairan Pulau Siau. Kasus tersebut menjadi sorotan publik karena turut disertai penemuan korban meninggal dunia.

Kepala Divisi Investigasi LSM Kibar Nusantara Merdeka, Darwis Saselah, meminta aparat kepolisian menangani perkara itu secara serius dan terbuka. Menurut dia, transparansi diperlukan agar proses hukum tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Kepolisian Resor Kepulauan Sitaro harus menyeriusi kasus ini serta transparan, jangan ditutup-tutupi, apalagi sudah ada korban meninggal dunia. Kasus ini harus betul-betul tuntas sampai pemilik barang ilegal tersebut ditahan,” kata Darwis, saat di temui di Manado, Rabu, (21/05).

Darwis juga meminta seluruh barang bukti yang telah diamankan tetap berada dalam pengawasan aparat hingga proses hukum berkekuatan tetap. Ia mengingatkan agar kasus tersebut tidak berhenti di tingkat penyelidikan semata.

Baca Juga:

“Barang bukti yang ditemukan harus ditahan sampai proses pengadilan, jangan dilepas dan jangan sampai kasus ini menguap,” ujarnya.

Selain itu, ia mendesak polisi segera memeriksa pihak yang disebut para pelaku sebagai perekrut sekaligus pemberi arahan dalam pengangkutan bahan kimia tersebut. Menurut dia, identitas pihak yang diduga terlibat sudah disampaikan kepada aparat penegak hukum.

“Sudah jelas bahwa para pelaku ini sudah memberikan identitas orang yang merekrut serta mengarahkan mereka kepada pihak kepolisian, jadi saya minta agar pihak kepolisian segera memanggil orang tersebut,” kata Darwis.

Ia menambahkan, informasi mengenai sosok yang diduga berperan dalam pengiriman barang tersebut juga telah beredar di media sosial. Karena itu, Darwis meminta polisi bergerak cepat guna mencegah kemungkinan pihak terkait melarikan diri.

“Nama orang yang merekrut dan mengarahkan para pelaku itu sudah ada. Jadi pihak kepolisian segera memanggil orang ini, jangan sampai dia melarikan diri,” ujarnya.

Kasus penemuan bahan kimia yang diduga sianida itu menyita perhatian warga Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan keterangan Kasat Reserse Narkoba, IPTU Recky P. Marthin, S.Pd.K bahwa pihak kepolisian telah mengamankan 89 karung bahan kimia di dua perahu berbeda, masing-masing berisi 60 karung dan 29 karung serta tiga pelaku yang membawa barang berbahaya tersebut. Dalam salah satu perahu, ditemukan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia.

Bagikan:

Artikel terkait

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Advertisement

Terpopuler

Deretan Nama Pejabat dan Kepala Sekolah yang Menempati Posisi Baru di...

Sangihe

Penanganan Dugaan Penyimpangan Dana Covid-19 Sitaro Dipertanyakan

Sitaro

Jalani Pemeriksaan di Kejati Sulut, Chyntia Kalangit: “Saya Tidak Korupsi”

Sitaro

Hardiknas yang Sunyi bagi Guru PPPK Paruh Waktu Sangihe

Suara Sangihe

Perahu Diduga Bermuatan Sianida Kandas di Perairan Siau, Satu Jenazah Ditemukan

Sitaro

Terkini