Perahu Diduga Bermuatan Sianida Kandas di Perairan Siau, Satu Jenazah Ditemukan

Terbit:

Siau, Lintasutara. com — Sebuah perahu yang diduga mengangkut bahan kimia jenis sianida kandas di perairan Kampung Balirangen, Kecamatan Siau Timur Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Dalam perahu tersebut turut ditemukan jenazah seorang pria asal Kampung Bebu, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kapitalau Kampung Balirangen, Rendaengs Antameng, membenarkan adanya perahu kandas tersebut. Ia mengatakan, informasi awal diterima dari masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan.

Sianida
Bahan kimia yang di duga Sianida (foto:Rendaengs Antameng)

“Jadi tepat pukul satu dinihari Wita kami menerima informasi dari masyarakat yang berada di pelabuhan bahwa ada perahu kandas yang berisikan satu jenasah dimana ada tiga orang di perahu tersebut yang membawa jenasah,” ujarnya saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (19/05).

Baca Juga:

Mendapat laporan itu, pemerintah kampung bersama warga langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

“DImana evakuasi selesai pukul empat dini hari,” ungkapnya.

Sejumlah karung yang di duga berisi bahan kimia jenis Sianida. (Foto:Rendaengs Antameng)

Selain membawa jenazah, warga juga menemukan sejumlah bahan kimia yang diduga sianida di dalam perahu tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

“Selain temuan jenasah, kami juga mendapati adanya bahan kimia jenis Sianida dan atas temuan tersebut kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan saat ini sudah di tangani oleh pihak kepolisian,” paparnya.

Rendaengs menambahkan, berdasarkan keterangan awak perahu, bahan kimia tersebut dibawa dari Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan tujuan Kota Manado.

Perahu yang diduga mengangkut bahan kimia jenis Sianida. (Foto:Rendaengs Antameng)

“Informasi dari awak perahu bahwa mereka berangkat dari Tahuna menuju Manado,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resor Sitaro belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut maupun dugaan pengangkutan bahan kimia berbahaya itu.

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Pasca Magnitudo 7,7, Sangihe Diguncang 130 Kali Gempa Susulan

Sangihe

Menakar Keadilan dari Ketukan Palu Maut Pertama di PN Tahuna

Suara Redaksi

Pemkab Sangihe Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Pasca Gempa

Sangihe

Ini Daftar Warga Kawio yang Rumahnya Rusak

Sangihe

Masa Jabatan 99 Kapitalaung Berakhir Agustus, Ini Langkah Dinas PMDD Sangihe

Sangihe

Terkini