Pariwisata Sangihe, Daerah Batas Negeri yang Tetap Melangkah Meski Tertatih

Perlahan tapi pasti, sektor pariwisata Sangihe mulai digenjot lewat berbagai terobosan, dimulai dari wisata berbasis desa.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Filipina, Kabupaten Kepulauan Sangihe sejatinya memiliki potensi besar di sektor pariwisata.

Namun realita hari ini, sektor ini belum mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Padahal, dengan kekayaan alam yang dimiliki, mulai dari pegunungan, laut, budaya hingga keunikan masyarakatnya, Sangihe semestinya sudah bisa sejajar dengan destinasi unggulan lainnya di Indonesia Timur.

Meski demikian, Pemkab Sangihe di bawah kepemimpinan Bupati Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari terus memantapkan langkah. Perlahan tapi pasti, sektor pariwisata mulai digenjot melalui berbagai terobosan.

Salah satunya, dengan memulai dari desa. Tak tanggung-tanggung, kurang lebih 21 desa kini tengah dipersiapkan sebagai pilot project penggerak wisata berbasis desa.

“Kami tidak ingin pariwisata hanya jadi wacana di atas kertas. Maka, pembangunan kita mulai dari desa, karena di sanalah letak potensi yang selama ini tertidur,” kata Bupati Michael Thungari.

Selain itu, Pulau Nitu yang kini mulai dikenal lewat Festival Seke Maneke juga diproyeksikan menjadi salah satu magnet baru pariwisata Sangihe.

Ditambah lagi dengan keunikan gunung api bawah laut di Kampung Mahengetang Kecamatan Tatoareng yang sangat potensial dijual sebagai satu paket wisata bahari dan ekowisata unggulan.

Langkah strategis lainnya yang tengah disiapkan pemerintah daerah adalah pembangunan SDM pariwisata yang unggul dan kompeten.

Hal ini penting sebagai investasi jangka panjang agar ke depan, Sangihe punya sumber daya manusia yang mampu mengelola potensi daerahnya sendiri, bukan sekadar jadi penonton di rumah sendiri.

Harapannya, dalam beberapa tahun mendatang, pariwisata Sangihe tak lagi sekadar potensi yang dibicarakan, tetapi benar-benar menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan menyumbang signifikan terhadap PAD.

Penulis: Ronny Serang

Bagikan Artikel:

Advertisement

Popular Today

Dr. Hendrik Manossoh, Tokoh Nusa Utara Dari Trah Raja-raja Sangihe

102
Views

Grand Final Ungke Momo Sangihe 2026 ‘Panen’ Kritik dan Hujatan di...

97
Views

Puskesmas Kisihang Disorot, Fasilitas Kesehatan dan Layanan Posyandu Dipersoalkan

185
Views

Beli Sembako Murah di Airmadidi? Pesan Online di Toko DeRa

12
Views

Breaking News: Kejaksaan Negeri Sangihe Tetapkan DP Tersangka CSR Bank SulutGo

943
Views
Lihat Semua

Artikel terkait