Sangihe, Lintasutara.com – Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (22/7/2026). Di kecamatan Tamako, kejadian ini memicu bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah titik dan berdampak langsung pada rusaknya rumah belasan Kepala Keluarga.
Dalam data laporan Polsek Tamako, Kapolres AKP Meldi Roring menyebutkan ada kurang lebih 10 rumah warga rusak dan 2 fasilitas umum khususnya di Kampung Lelipang, Kampung Binala, dan Kampung Pokol.
“Monitoring langsung kami lakukan di titik-titik lokasi rawan yang menerjang permukiman warga, sejak pukul 08.00 Wita. Ada 3 rumah rumah warga di Kampung Lelipang Rusak dan 7 di Binala. Selain itu, terdapat juga 2 Rumah Dinas Puskesmas Siloam Tamako yang rusak,” sebut Roring.
Selain data tersebut, pihak Polsek Tamako juga mencatat adanya 60 rumah terendam banjir setinggi 50 cm di wilayah Kampung Pokol, Lindongan II, meski tidak ada laporan kerusakan.
“Kami pihak Kepolisian terus berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kecamatan Tamako dan Pemerintah Kampung setempat untuk memantau kondisi warga serta mengantisipasi potensi hujan dan cuaca susulan,” lanjut Roring.
Iapun mengimbau warga yang bermukim di daerah rawan bencana imbau untuk tetap sigap dan mengutamakan keselamatan jiwa.
”Jika cuaca tidak memungkinkan dan berisiko, kami sarankan segera mengungsi sementara ke rumah kerabat atau tempat yang lebih aman,” imbau AKP Meldi Roring.
Data 10 Rumah Warga dan 2 Fasilitas Umum Rusak dari Polsek Tamako
Kampung Lelipang:
1. Keluarga Manikome Lumahedo: Rumah rusak berat akibat banjir.
2. Keluarga Hiwoiang Daud: Rumah rusak berat akibat banjir.
3. Keluarga Apelia Himponga: Bagian dapur belakang rusak ringan akibat banjir.
Kampung Binala:
1. Keluarga Viron Naro: Rumah rusak berat akibat banjir.
2. Keluarga Samalam Tahumingge: Rumah rusak berat akibat longsor.
3. Keluarga Mengkalor Bio: Rumah rusak berat akibat longsor.
4. Keluarga Solohiga Daluase: Rumah rusak berat akibat longsor.
5. Keluarga Marode Sahiu: Rumah rusak berat akibat longsor.
6. Keluarga Katamang Ruban: Rumah rusak berat akibat longsor.
7. Keluarga Katamang Kakahis: Rumah rusak berat akibat longsor.
Fasilitas Umum: 2 unit Rumah Dinas Puskesmas Siloam Tamako rusak berat dihantam longsor.
