Tiba di Marore, Ini Agenda Bupati dan Wakil Bupati Sangihe untuk Korban Gempa 7,7

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama Wakil Bupati tiba di Kecamatan Marore untuk meninjau langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah perbatasan Indonesia-Filipina beberapa hari lalu.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak berjalan optimal, terutama di pulau-pulau terluar yang mengalami dampak cukup signifikan akibat bencana tersebut.

Setibanya di Marore, Bupati dan Wakil Bupati langsung meninjau kondisi warga serta memantau sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan akibat gempa. Pemerintah daerah juga membuka dapur umum guna menjamin kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Selain itu, tim kesehatan yang turut mendampingi rombongan memberikan pelayanan medis kepada warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan pascabencana. Pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas untuk mencegah munculnya gangguan kesehatan di lokasi terdampak.

Baca Juga:

Dalam agenda kunjungan tersebut, pemerintah juga melakukan verifikasi teknis terhadap rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan. Pendataan ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan dan bantuan lanjutan bagi masyarakat terdampak.

Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, pemerintah menyalurkan bantuan berupa tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara. Selain itu, bantuan selimut juga dibagikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih bertahan di lokasi pengungsian maupun di sekitar rumah mereka.

Tidak hanya menyerahkan bantuan, Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat setempat turut melaksanakan kerja bakti membersihkan puing-puing dan material yang berserakan akibat gempa.

Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga masa pemulihan selesai.

“Kami ingin memastikan seluruh warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang diperlukan. Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait akan terus bekerja untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pascagempa di wilayah Marore dan pulau-pulau terluar lainnya,” ujar Thungari.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah perbatasan yang terdampak bencana alam.

Hingga saat ini, proses penanganan darurat masih terus berlangsung dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pelayanan kesehatan, pendataan kerusakan, serta percepatan pemulihan kondisi lingkungan di wilayah terdampak gempa Magnitudo 7,7.

Editor:
Bagikan:

Artikel terkait

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Advertisement

Terpopuler

Pasca Magnitudo 7,7, Sangihe Diguncang 130 Kali Gempa Susulan

Sangihe

Menakar Keadilan dari Ketukan Palu Maut Pertama di PN Tahuna

Suara Redaksi

Pemkab Sangihe Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Pasca Gempa

Sangihe

Masa Jabatan 99 Kapitalaung Berakhir Agustus, Ini Langkah Dinas PMDD Sangihe

Sangihe

Ini Daftar Warga Kawio yang Rumahnya Rusak

Sangihe

Terkini