Lintas Sektor di Sangihe Bangun Komitmen Bersama Eradikasi Frambusia

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Lintas sektor di Kepulauan Sangihe membangun komitmen bersama mendukung terlaksananya eradikasi frambusia di Kabupaten Kepulauan Sangihe 2024.

Diprakarsai Dinas Kesehatan Daerah Kepulauan Sangihe, hal ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama yang berlangsung di kantor Lurah Tona 1 kecamatan Tahuna, Selasa (23/07/2024).

Adapun penandatanganan komitmen dilakukan oleh Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe Albert Huppy Wounde, DPRD Sangihe, Kodim 1301/Sangihe, Sekda Sangihe, Kakanwil Kementerian Agama Sangihe, MUI, Dinas Kesehatan, Pendidikan dan Kebudayaan serta PMD, juga Camat Tahuna dan Tamako.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kepulauan Sangihe dr. Handry Pasandaran menyebutkan, seyogianya untuk kasus frambusia di bumi Tampungang Lawo sudah tidak lagi ditemukan.

Baca Juga:

Setidaknya, penyakit kulit yang acapkali menyerang anak dibawah 15 tahun tersebut, tidak lagi terdeteksi dalam waktu sepuluh tahun terakhir.

“Jadi hari ini, kita canangkan penandatanganan komitmen itu agar bisa kita pertahankan, supaya penyakit ini tidak muncul lagi di bumi Sangihe,” sebut Pasandaran.

Upaya tersebut, menurut Mantan Direktur Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna ini memang tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kesehatan sendiri.

“Untuk itu, memang harus keroyokan. Kita kerja sama untuk mempertahankan Sangihe bebas frambusia,” kuncinya.

Apa itu Frambusia

Dikutip dari Alodokter, Frambusia merupakan infeksi kulit imbas bakteri treponema pallidum pertenue yang biasanya terjadi di negara wilayah tropis dengan sanitasi buruk

Penyakit ini bisa menular melalui kontak langsung dengan ruam pada kulit yang terinfeksi. Awalnya, frambusia hanya akan menyerang kulit, namun setelahnya bisa menyerang tulang dan sendi (baca selengkapnya disini).

(Gerald)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Buruknya Sinkronisasi OSS dan INAPROCH Hambat Operasional PD Pelayaran Sitaro

Sitaro

Dari Dinding Museum Ulu, Christiani Alfa Mumu Menapaki Panggung Nasional Panjat...

Olahraga

Status Burung di Indonesia 2026: Dinamika Perubahan Spesies Burung

Lingkungan

Lolos SLOMPN dan CYATC, Atlet Panjat Tebing Sitaro Masuk Pembinaan Nasional

Sitaro

Pustu di Pulau Kawaluso Tanpa Listrik, Obat Kerap Kosong, Perawat Belum...

Sangihe

Terkini