Sitaro, Lintasutara.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, membawa sejumlah persoalan infrastruktur transportasi ke Kementerian Perhubungan. Salah satunya penanganan fasilitas keselamatan jalan yang terdampak bencana hidrometeorologi pada awal Januari 2026.
Persoalan itu dibahas dalam audiensi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sitaro, Heronimus Makainas bersama jajaran pemerintah daerah di Kementerian Perhubungan.
Dalam pertemuan tersebut, Makainas diterima Direktur Sarana Prasarana Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Sigit Widodo.
Pemerintah Kabupaten Sitaro menyampaikan kondisi sejumlah fasilitas keselamatan jalan yang membutuhkan penanganan segera. Perbaikan dinilai penting untuk menjaga keamanan sekaligus kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.
Kementerian Perhubungan menyetujui penanganan fasilitas keselamatan jalan itu menjadi salah satu prioritas. Bantuan teknis (bantek) reguler akan diupayakan pada awal 2027.
Selain fasilitas keselamatan jalan, Makainas membawa usulan hibah aset Pelabuhan Minanga Tagulandang kepada Pemerintah Kabupaten Sitaro.
“Usulan tersebut berkaitan dengan keberlanjutan pemanfaatan dan pengelolaan fasilitas pelabuhan untuk pelayanan masyarakat serta memperkuat konektivitas antarpulau,” ungkap Makainas, Kamis, (3/9).
Namun, hibah aset tersebut tidak dapat dilakukan begitu saja. Prosesnya harus melalui mekanisme P3D, yakni penyerahan Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana, serta Dokumen dari Kementerian Perhubungan kepada pemerintah daerah.
“Mekanisme tersebut diperlukan lantaran kemampuan anggaran Pemerintah Kabupaten Sitaro terbatas untuk mengelola aset pelabuhan secara mandiri,” ujarnya
Plt Bupati Heronimus Makainas mengatakan pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan infrastruktur transportasi di wilayah kepulauan mendapat perhatian dan dukungan.
Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sitaro Moghtar H.M. Kaudis, Ronald Takarendehang, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sitaro Dr. Indra Purukan.
Pertemuan itu diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat sinergi Pemerintah Kabupaten Sitaro dan Kementerian Perhubungan. Fokusnya mencakup peningkatan keselamatan transportasi, konektivitas antarpulau, dan optimalisasi infrastruktur pelabuhan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
