Kepala BNPB Sebut Berita Tsunami Hingga Pulau Tenggelam Hoax

Terbit:

Sitaro, Lintasutara.com – Ribuan masyarakat di pulau Tagulandang dibuat panik dengan sejumlah kabar yang beredar di media sosial terkait bencana Tsunami hingga tenggelamnya pulau Tagulandang akibat dari rangkaian aktivitas erupsi gunung api Ruang.

Menanggapi kabar tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letjen TNI Suharyanto S. Sos. M.M mengatakan, berita yang beredar di media sosial tersebut merupakan berita Hoax (Berita Bohong).

“Sejauh ini dengan kondisi per hari ini, informasi Tsunami apalagi sampai patah itu tidak benar, hal ini berdasarkan informasi dari lembaga yang berwenang berdasarkan ilmu pengetahuan dan di dukung dengan alat-alat modern,” jelasnya.

Hanya saja lanjutnya, dalam tingkat aktivitas Level IV (Awas) Standar Operasional Prosedur (SOP) menghimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di jarak yang telah di tetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PvMBG).

Baca Juga:

“Memang dalam status Awas, itu SOP-nya dalam radius 5 sampai 6 kilo meter (KM) itu tidak boleh ada penduduk di situ dan sekarang sudah berhasil di evakuasi semua dalam radius tersebut dan sampai hari ini sudah 6000 lebih yang keluar dari pulau Tagulandang,” paparnya.

“Tentu saja yang betul-betul yang akan di kosongkan adalah penduduk yang ada di pulau Ruang sedangkan penduduk yang ada di pulau Tagulandang ketika status aktivitas gunungnya sudah menjadi Waspada bisa secara bertahap kembali ke rumahnya,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan, pemerintah pusat juga akan memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak yang berada di pulau Tagulandang.

“Nantinya akan ada beberapa mekanisme, apakah akan kita berikan material seng atau mungkin juga rumah yang rusak ringan ini kita bantu dengan memberikan uang 15 juta per rumah,” tandasnya.

(Bonny)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Breaking News: Kejaksaan Negeri Sangihe Tetapkan DP Tersangka CSR Bank SulutGo

Sangihe

Puskesmas Kisihang Disorot, Fasilitas Kesehatan dan Layanan Posyandu Dipersoalkan

Sitaro

Kelangkaan Pertalite di Sitaro Berlarut, Pemerintah Diminta Tak Sekadar Berkoordinasi

Sitaro

Pengunjung Bukalapak Anjlok Sebelum Marketplace Tutup di Awal 2025, Simak Datanya

Nasional

HUT ke-81 RI, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Transformasi Pelayanan

Nasional

Terkini