Baksos Hingga Tegaskan Komitmen, Ini Cara Kanim Kelas II TPI Tahuna Peringati HBI Ke-71

Sangihe, Lintasutara.com – Memperingati Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-71 tepat pada hari ini, Selasa (26/01/2021), Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Tahuna menyelenggarakan sejumlah kegiatan yang diawali dengan pelaksanaan bhakti sosial (Baksos).

Boyke Panggabean selaku Kepala Seksi (Kasi) Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Infokim) Kanim Kelas II TPI Tahuna menerangkan jika Baksos yang digelar, antara lain pemberian bantuan bahan pokok (Bapok) yang diserahkan secara kepada Yayasan Panti Asuhan dan dilanjutkan dengan Purna Bhakti Imigrasi yang ada di Tahuna, serta doa bersama pada hari Kamis (21/01/2021) lalu.

Kanim Kelas II TPI Tahuna melaksanakan Baksos dan pemberian bantuan bahan pokok (Bapok) kepada Yayasan Panti Asuhan. (Ist)

Kepada awak media ini, dirinya menyebutkan jika penyerahan bahan pokok tersebut, merupakan bentuk kepedulian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna kepada masyarakat dan pensiunan pegawai Imigrasi yang ada di Tahuna di masa pandemi Covid-19.

“Untuk itu, seluruh pegawai Kanim Kelas II Tahuna bahu membahu mengumpulkan sumbangan secara kolektif,” jelas Panggabean ketika bersua awak media, Selasa (26/01/2021).

Lebih lanjut, dirinya menyebutkan jika pada gelaran pamuncak ; upacara virtual HBI ke – 71 yang dilaksanakan pada hari ini, Selasa (26/01/2021), pihaknya dan seluruh insan imigrasi mendapatkan amanat dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly terkait momen spesial yang tahun ini diberi tema ‘Imigrasi Bersatu Dalam Jarak Menuju Indonesia Maju’ ini.

“Pada amanatnya, Pak Menteri mengharapkan agar insan imigrasi dapat terus mewujudkan kepastian dalam memberikan pelayanan dan penegakan hukum, memberikan stabilitas keamanan melalui pencegahan, pengawasan dan penindakan Keimigrasian, serta turut menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” sebut dia, meneruskan pesan Menteri Hukum dan HAM.

Sehingga lanjut dia, Kanim Kelas II TPI Tahuna berkomitmen untuk berupaya terus memberikan pelayanan paling maksimal kepada masyarakat.

“Bentuknya, yakni dengan memberikan kepastian waktu, kepastian prosedur, dan kepastian biaya dalam pelaksanaan layanan keimigrasian, serta tetap menjaga kesehatan bagi seluruh pegawai dalam menghadapi masa pandemi covid19,” kunci Panggabean.

(Gr)

Ikuti Berita dan Informasi Terbaru dari Lintasutara.com di GOOGLE NEWS

Bagikan Artikel:

Artikel terkait

Terpopuler

BERITA TERKINI