Akses Jalan Sempat Diblokir, Rainga: Warga Jangan Terprovokasi Pekerjaan Masih Berjalan

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Sebagian warga Kolongan Beha, Kecamatan Tahuna Barat, Kabupaten Kepulauan Sangihe, kembali memblokir akses jalan menuju camp PT Anugerah Dinasty Sakti (ADS) sebagai bentuk protes atas belum rampungnya perbaikan jalan yang sebelumnya telah sepakati bersama.

Aksi pemblokiran warga lakukan setelah tenggat waktu penyelesaian pekerjaan yang mereka sepakati dalam pertemuan antara warga, pemerintah, dan pihak perusahaan pada April 2026 lalu.

Lurah Kolongan Beha, Benny Medea, membenarkan aksi tersebut. Menurutnya, pemblokiran merupakan buntut dari tuntutan masyarakat agar PT ADS segera menyelesaikan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan akibat aktivitas kendaraan perusahaan.

“Kesepakatan pada April lalu menyebutkan pihak PT ADS akan memperbaiki sekaligus melakukan pelebaran jalan hingga 21 Juli 2026. Namun sampai batas waktu itu pekerjaan belum selesai, sehingga sebagian warga kembali melakukan pemblokiran,” kata Medea.

Baca Juga:

Meski demikian, Medea menjelaskan perusahaan sebenarnya telah memulai pekerjaan. Tahapan pelebaran badan jalan dan perbaikan dasar telah ADS lakukan. Saat ini pekerjaan tinggal memasuki tahap pengaspalan.

“Perbaikannya sudah berjalan. Tinggal pengaspalan yang belum dilaksanakan. Karena itu masyarakat mendesak agar pekerjaan segera dituntaskan sesuai kesepakatan,” ujarnya.

Tahapan Pekerjaan Telah ADS Lakukan

Menanggapi aksi tersebut, Manajemen PT ADS melalui Yulius Rainga menegaskan perusahaan tidak mengabaikan komitmen kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh permintaan warga telah pihaknya akomodasi dan pekerjaan masih terus berlangsung.

“Kami sudah mengakomodir permintaan masyarakat. Proses pekerjaan sedang berjalan, mulai dari pelebaran hingga pengerasan jalan. Tinggal pengaspalan yang sementara kami atur jadwal pelaksanaannya karena saat ini perusahaan juga sedang menangani pekerjaan lain yang cukup padat,” jelas Rainga.

Ia menepis anggapan bahwa perusahaan mengingkari kesepakatan. Rainga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan warga.

“Kami berharap masyarakat jangan mudah terpancing provokasi dari oknum-oknum yang mengatasnamakan masyarakat. Kalau ada yang memprovokasi, senyum saja. Intinya kami pasti membantu. Sekali lagi, pembangunan jalan ini merupakan bantuan murni dari pihak perusahaan untuk masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini terbit, akses jalan di lokasi sempat terganggu akibat aksi pemblokiran. Pemerintah kelurahan bersama pihak sudah memfasilitasi komunikasi antara warga sehingga aktivitas kembali normal.

Bagikan:

Artikel terkait

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Advertisement

Terpopuler

Lolos SLOMPN dan CYATC, Atlet Panjat Tebing Sitaro Masuk Pembinaan Nasional

Sitaro

Peluang dan Tantangan Menjadi Kepala Daerah di Kabupaten Kepulauan Sangihe: Pilkada...

Suara Redaksi

Bupati Thungari Lantik 16 Pejabat, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah dan Kepercayaan

Sangihe

Semangat Mengabdi Warnai Seleksi Taruna Baru Politeknik Agraria STPN

Nasional

Dari Dinding Museum Ulu, Christiani Alfa Mumu Menapaki Panggung Nasional Panjat...

Olahraga

Terkini