Sitaro, Lintasutara.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, menerima audiensi Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sitaro, Senin (13/4/2026). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Bupati dan menitikberatkan pada percepatan sejumlah program strategis di daerah kepulauan tersebut.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Salah satu agenda utamanya yakni rencana pembangunan 1.000 unit rumah bagi masyarakat Sitaro melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Selain sektor perumahan, pertemuan juga menyoroti pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebagai bagian dari Program Strategis Nasional. Program ini sesuai rencana bakal menyasar sejumlah wilayah, antara lain Kelurahan Tarorane, Kelurahan Tatahadeng, dan Kelurahan Bahu di Kecamatan Siau Timur, serta Kampung Lahopang di Kecamatan Siau Timur Selatan.
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada koordinasi yang solid antara pemerintah daerah dan BPN. Menurut dia, sinergi lintas sektor menjadi faktor penentu agar intervensi pemerintah benar-benar masyarakat rasakan.
“Koordinasi yang baik menjadi kunci agar seluruh program dapat berjalan optimal dan tepat sasaran, baik dalam penyediaan perumahan maupun kepastian hukum atas tanah masyarakat,” ujar Bupati.
Kantah Sitaro Siap Dukung Penuh Program BSPS
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sitaro, Enliawaty Hassann saat di hubungi via Whatsapp, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat, termasuk program BSPS.
“Pada prinsipnya kami siap mendukung penuh seluruh program prioritas pemerintah pusat, termasuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 1.000 unit rumah dari Kementerian PKP bagi masyarakat Sitaro,” ungkap Kakan.
Ia menambahkan, Badan Pertanahan Nasional melalui Kantor Pertanahan Sitaro akan segera menindaklanjuti rencana tersebut melalui proses inventarisasi dan identifikasi lokasi untuk kawasan pembangunan perumahan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk mempercepat realisasi program sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal. Dengan begitu, agenda pembangunan tidak hanya berjalan sesuai target, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sitaro secara berkelanjutan.
