Feybe Madonsa Terpilih Pimpin GAMKI Sangihe 2025 – 2028

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Feybe Madonsa terpilih memimpin Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) cabang Kabupaten Kepulauan Sangihe periode 2025 – 2028.

Hasil tersebut didapatkan dalam Konfercab GAMKI Sangihe yang dipimpin Duta Sumolang, Julian Pesik dan Jonah Adilang di gedung GMIST Banalang Duata Pekakentengan, Senin (12/05/2025).

Head to head dengan Tony Gideon Bela (Tobel) usai proses seleksi kandidat, Feybe Madonsa memenangkan 17 dari total 25 suara, unggul 68 persen.

Arfin Mapia, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPD GAMKI Sulut yang memantau jalannya Konfercab, berharap dengan terpilihnya Ketua yang baru, akan ada perbaikan – perbaikan dalam tubuh GAMKI Sangihe waktu ke waktu.

Baca Juga:

“Apa yang kurang dari Kepengurusan lama sekiranya bisa pengurus yang baru penuhi,” sebutnya, sembari bersyukur Konfercab bisa berlangsung sesuai AD/ART.

Saat ini lanjutnya, salah satu tantangan untuk GAMKI Sangihe yakni bagaimana kembali merangkul pemuda Gereja dengan adanya AD/ART terbaru.

Madonsa
Foto Bersama Usai Konfercab GAMKI Sangihe (Foto : Gerald Kobis)

“Kita bergerak untuk merangkul pemuda Gereja lewat Maperta karna harus lewati masa penerimaan anggota, serta tentu berkonsolidasi dalam membangun daerah ini,” ungkapnya.

“Kewajiban Maperta saat ini yakni setahun sekali, karna jika Pengurus Cabang tidak melakukannya dalam setahun, pasti akan ada surat penggembalaan dari DPD,” kuncinya.

Sementara itu, Feybe Madonsa selaku ketua terpilih menerangkan jika langkah awal GAMKI Sangihe saat ini akan berfokus terlebih dahulu pada rapat formatur.

“Pastinya kita akan fokus dulu untuk pembentukan kepengurusan. Tentu ini punya tantangan tersendiri sesuai aturan main GAMKI, termasuk soal keanggotaan. Jadi kita fokus dulu kesitu,” sebutnya

Namun demikian, ia menyatakan GAMKI Sangihe tentu saja sudah siap berproses lebih lanjut setelah langkah awal terlaksana.

“Jika formasi kepengurusan sudah tersusun, pastinya kita secepatnya akan bersiap dengan penyusunan program, lalu mulai berproses untuk konsolidasi internal maupun eksternal bersama pemerintah dan organisasi lain,” jelasnya.

(Penulis / Editor : Gerald)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Pasca Magnitudo 7,7, Sangihe Diguncang 130 Kali Gempa Susulan

Sangihe

Menakar Keadilan dari Ketukan Palu Maut Pertama di PN Tahuna

Suara Redaksi

Masa Jabatan 99 Kapitalaung Berakhir Agustus, Ini Langkah Dinas PMDD Sangihe

Sangihe

Pemkab Sangihe Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Pasca Gempa

Sangihe

Hadiri Kawin Massal di Mohong Sawang, Bupati Sangihe Ingatkan Pentingnya Legalitas...

Sangihe

Terkini