Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Pidato Perdana, Thungari Minta Sapta Membara ‘Mendarat’ Baik dalam Pemerintahan Tuari

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe periode 2025 – 2030, Michael Thungari memberikan sambutan perdananya usai resmi menahkodai bumi Tampungang Lawo.

Pidato pertama Thungari, ia sampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sangihe, setelah proses serah terima jabatan dari Penjabat Bupati periode 2024 – 2025, Albert Huppy Wounde.

Pada kesempatan tersebut, Thungari menyampaikan komitmennya dalam menyelaraskan program pusat yang bertujuan menggapai Indonesia emas tahun 2045, dengan memaksimalkan visi pasangan Tuari, pun misi Sapta Membara.

“Keberhasilan pencapaian visi dan misi tersebut, sangat ditentukan oleh keseriusan kita (Pemerintah, red) dalam mengemban tugas dan tanggung jawab,” tegas Bupati.

Sehingga elalui kesempatan tersebut ia berharap setiap anggaran yang keluar tidak hanya terbatas pada pemenuhan administrasi.

Baca Juga:

“Saya berharap anggaran yang keluar benar – benar memiliki dampak yang bisa masyarakat rasakan dalam bentuk outcome dengan asas manfaat,” pesannya.

Kedepannya, Thungari memastikan Pemerintah Daerah akan melakukan penguatan sistem data terpadu melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, monitoring dan laporan berbasis indikator kinerja.

“Selain itu, penggunaan pendekatan kolaboratif dengan masyarakat serta perguruan tinggi dalam pengumpulan validasi data akan kami lakukan, sehingga kebijakan yang Pemerintah ambil lebih akurat dan aplikatif,” ucap Thungari.

Sebagai figur yang lahir serta hidup dari bumi Sangihe, ia pun berkerinduan lewat segala upaya yang bisa dilakukan, kedepan masyarakat Sangihe tidak lagi dipandang sebelah mata lantas bisa tampil lebih banyak baik di Provinsi Sulawesi Utara hingga kancah Nasional dalam segala bidang.

Sapta Membara Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Periode 2025 – 2030, Michael Thungari – Tendris Bulahari

1. Reformasi Birokrasi
Pengembangan kapasitas SDM Apratur melalui manajemen talenta, untuk membuka ruang bagi ASN agar dapat berkembang dan mendapatkan kesempatan lebih besar guna pengembangan karir secara berjenjang tentu jika mampu memberikan nilai tambah bagi Pemerintah Daerah.

Tata kelola Pemerintahan dengan memaksimalkan Merit System untuk memastikan setiap ASN mendapatkan tanggung jawab berdasarkan kompetensi, profesionalisme dan prestasi kerja dan bukan karna unsur kedekatan dengan pimpinan, serta upaya pembentukan daerah otonomi baru

2. Mendorong pemenuhan kebutuhan dasar penduduk, terutama air minum, surplus listrik, pangan dan jaringan internet.

3. Mengakselerasi pengembangan sektor – sektor unggulan guna pemantapan perekonomian rakyat, terutama pada sektor perkebunan, perikanan, pariwisata dan UMKM.

4. Mengembangkan prioritas pelayanan sosial dasar, khususnya sektor kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan.

5. Memperteguh tatanan sosial masyarakat yang berbudaya dan religius dengan mengedepankan kearifan lokal.

6. Mewujudkan pengelolaan sumber daya alam strategis yang menjamin kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kemampuan terhadap mitigasi bencana.

7. Menyiapkan Sangihe muda guna meraih bonus demografi menuju Indonesia emas tahun 2045.

(Gerald)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Regina Toasyana Sinedu: Suara Muda dari Perbatasan yang Menembus Dunia Diplomasi

Profil

Bupati Sitaro Penuhi Pemeriksaan Lanjutan di Kejati sebagai Saksi Kasus DSP...

Sitaro

Daftar Lengkap 46 Pejabat yang Dilantik Bupati Michael Thungari

Sangihe

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Kasus Dana Bencana Gunung Ruang Sitaro, Kajati Sulut: Saya Pastikan Ada...

Daerah

Terkini