Soal Hasil Pileg, Sondakh: Tete Manis So Ator

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, baru akan melakukan rekapitulasi perhitungan suara Pilpres dan Pileg 26- 28 Februari 2024.

Siapa yang akan terpilih dan meraih kursi Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) akan ditetapkan melalui pleno KPUD setelah rekapitulasi tingkat kabupaten selesai.

Akan tetapi dari hasil perhitungan sementara siapa yang akan terpilih dan duduk di kursi empuk DPRD mewakili Parpol di tiga Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Kepulauan Sangihe, semakin jelas.

Di Dapil Sangihe satu, meliputi Kecamatan Tahuna, Tahuna Barat, Tahuna Timur dan Manganitu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ada nama Ferdy Sondakh politisi berpengalaman ini dipastikan kembali melenggang mulus ke gedung rakyat daerah perbatasan.

Baca Juga:

Dari hasil perhitungan, politisi bersahaja ini mampu meraup perolehan suara diangka 1500-an, dan berhak satu slot kursi DPRD.

Ditemui Lintasutara.com, politisi senior rendah hati ini mengatakan tidak mendahului pengumuman dan penetapan dari KPUD, tetapi dengan hasil perolehan suara yang ada sekarang, hasil dari kerja keras semua tim dan kepercayaan masyarakat terlebih diperkenankan Tuhan.

” Terima kasih, masih dipercayakan masyarakat di Dapil Sangihe satu,” ujar Wakil Ketua DPRD Sangihe yang terkenal dekat dengan wartawan ini.

“Soal hasil, Tete Manis so ator ( Tuhan yang mengatur),” sambung Aleg yang memasuki periode ke tiga ini.

(Ts)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Dari Dinding Museum Ulu, Christiani Alfa Mumu Menapaki Panggung Nasional Panjat...

Olahraga

Akses Jalan Sempat Diblokir, Rainga: Warga Jangan Terprovokasi Pekerjaan Masih Berjalan

Sangihe

Pustu Kawaluso Kini Terang, Warga Apresiasi Respons Cepat Bupati Michael Thungari

Sangihe

Buruknya Sinkronisasi OSS dan INAPROCH Hambat Operasional PD Pelayaran Sitaro

Sitaro

Pengukuran PTSL di Tagulandang Berjalan, Ratusan Bidang Tanah Masuk Tahap Verifikasi

Sitaro

Terkini