Manado, Lintasutara.com – Setelah menakhodai Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sangihe, Ronny Serang langsung melakukan silaturahmi dengan Ketua FAJI Provinsi Sulawesi Utara, dr. Richard Sualang. Pertemuan berlangsung di ruang tamu Ketua FAJI Sulut yang juga Wakil Walikota Manado tersebut.
Dalam pertemuan itu, Serang menyampaikan sejumlah poin penting. Salah satunya terkait pelatihan bagi pelatih arung jeram. Menurutnya, selama ini pelatih cabang olahraga arung jeram belum memiliki sertifikat. Hal itu dinilai berpengaruh terhadap legalitas serta kualitas pelatih, mengingat arung jeram merupakan olahraga yang berisiko tinggi.
“Pelatih arung jeram harus memiliki standar kompetensi. Selama ini belum semua memiliki sertifikat, padahal ini menyangkut legalitas dan kualitas pembinaan,” ujar Serang yang juga didampingi Ketua bidang Organisasi FAJI Sangihe. Rabu (16/9/2026).
Menanggapi usulan tersebut, dr. Richard Sualang merespons positif. Ia menilai sertifikasi pelatih sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme dan keselamatan dalam olahraga arung jeram.
“Saya sangat mendukung usulan FAJI Sangihe. Arung jeram ini olahraga yang berisiko tinggi, jadi pelatih wajib memiliki kompetensi dan sertifikasi. Ini bukan hanya soal legalitas, tetapi juga keselamatan atlet dan semua pihak yang terlibat. Saya akan koordinasikan dengan pengurus Pusat agar proses sertifikasi pelatih bisa difasilitasi,” kata Sualang.
Sualang juga memberikan apresiasi kepada pengurus FAJI kabupaten dan kota yang terus semangat memajukan olahraga arung jeram di Sulawesi Utara.
“Apresiasi saya untuk pengurus kabupaten/kota. Semangat mereka memajukan arung jeram di Sulut patut diapresiasi. Mari terus berkolaborasi, meningkatkan pembinaan, dan menjadikan arung jeram semakin profesional,” pungkasnya.
