Klinik THT RSDLK Tutup 2 Minggu, Kembali Dibuka 13 Mei 2024

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Kegiatan operasional klinik telinga, hidung dan tenggorokan (THT) Rumah Sakit Daerah Liun Kendage (RSDLK) ditutup untuk sementara.

Penutupan klinik THT RSDLK berlangsung kurang lebih selama dua minggu; Senin (29/04/2024) hingga Kamis (02/05/2024) lalu Senin (06/05) hingga Kamis (09/05).

Kepada awak media, Senin (29/04/2024),  Direktur RSDLK dr. Aprikonus Loris menyebutkan penutupan sementara klinik THT karna keikutsertaan Dokter bersangkutan dalam kegiatan ilmiah.

Baca Juga : Sambangi Kemenkes dan RSUP Prof Kandou, Loris: Kita Mantapkan Layanan dan Sarpras RSDLK

Baca Juga:

“Dokter THT di RSDLK cuma ada satu dan beliau harus mengikuti kegiatan ilmiah yang sifatnya harus ia ikuti,” jelas Loris.

RSDLK lanjutnya, merupakan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKTRL). Sehingga yang bertanggung jawab pada bagian poli harus dokter spesialis.

“Jadi memang tidak bisa kalau Dokter umum yang meng-handle poli,” lanjutnya,

Selama pelayanan THT RSDLK belum beroperasi, Loris menyebutkan masyarakat yang memiliki keluhan THT bisa melakukan pemeriksaan ke Dokter penyakit dalam.

Baca Juga : Ini Hasil Seleksi FL2SN SD Kabupaten Sangihe Bidang Lomba Pantomim

“Jadi untuk sementara, kalau ada keluhan bisa masyarakat lakukan ke dokter penyakit dalam dan pemeriksaan pada dasarnya bisa mereka lakukan juga,” terang Loris.

“Kalau dalam keadaan gawat / darurat, bisa langsung ke IGD yang tetap kami buka 1 x 24 jam,” pungkasnya.

Sesuai informasi, Klinik telinga, hidung dan tenggorokan akan kembali beroperasi pada Senin (13/05/2024) dengan jadwal seperti biasa, perhari Senin – Kamis.

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Dr. Hendrik Manossoh, Tokoh Nusa Utara Dari Trah Raja-raja Sangihe

Feature

Breaking News: Kejaksaan Negeri Sangihe Tetapkan DP Tersangka CSR Bank SulutGo

Sangihe

Beli Sembako Murah di Airmadidi? Pesan Online di Toko DeRa

Advetorial

Puskesmas Kisihang Disorot, Fasilitas Kesehatan dan Layanan Posyandu Dipersoalkan

Sitaro

Kelangkaan Pertalite di Sitaro Berlarut, Pemerintah Diminta Tak Sekadar Berkoordinasi

Sitaro

Terkini