Anemon Polnustar Gandeng Puluhan Pecinta Alam Bersihkan Gunung Awu

Sangihe, Lintasutara.com – Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Anemon Politeknik Nusa Utara (Polnustar) menggelar kegiatan pembersihan sampah di gunung Awu.

Namun tidak hanya Anemon, dalam kegiatan tersebut turut berpartisipasi sejumlah kelompok pecinta alam, hingga para pendaki freelancer (Pendaki lepas) yang bertujuan sama ; menjaga kelestarian gunung api purba di teras utara NKRI ini.

Keberangkatan puluhan pecinta Alam dilepas secara langsung oleh Wakil Direktur 3 Bidang Kemahasiswaan Polnustar, Jefry A Mandeno yang juga secara simbolis melakukan penyerahan bendera kepada tim gabungan, di lapangan Polnustar, Jumat (23/04/2021).

Mandeno sendiri dalam sambutannya mengingatkan bahwa sehubungan peringatan hari bumi sedunia yang jatuh pada 22 April kemarin, permasalahan sampah plastik masih menjadi masalah krusial yang harus dihadapi para pecinta alam dan melestarikan lingkungan.

“Padahal, dulu plastik diciptakan untuk mengurangi penggunaan kertas. Tapi hari ini malah jadi sampah yang mengotori lingkungan, seperti gunung Awu. Gunung ini begitu indah, dan sudah sewajibnya kita jaga bersama agar tetap menjadi tempat yang nyaman,” sentilnya.

Dirinya menilai langkah yang diambil para pecinta alam ini merupakan pilihan yang tepat nan positif, karna bukan sekedar menghabiskan akhir pekan, tapi sekaligus memupuk rasa cinta kaum muda terhadap alam.

Penyerahan Bendera Kepada Panitia Pelaksanaan Pembersihan Gunung Awu (Foto : Ger/Lintasutara)

“Mudah-mudahan kesadaran kita untuk menjaga lingkungan makin terpupuk. Yang terpenting itu bukan berangkat (mendaki, red) tapi mengambil pilihan untuk tidak membuang (sampah), dan kalau memang tidak bisa membersihkan, maka jangan mengotori,” tegas dia, sembari berharap agar tindakan yang dilaksanakan kali ini mampu menjadi trigger bagi kegiatan pendakian lain untuk lebih sadar dengan pilihan menjaga keindahan bumi.

Sementara itu, Clarissa Budiman selaku Ketua Anemon ketika diwawancarai menyebutkan jika untuk target pembersihan gunung Awu kali ini, yakni pembersihan sampah plastik yang bisa ditemukan disepanjang jalur Pananekeng.

“Jadi untuk titik yang coba kami sasar adalah disepanjang jalur pendakian, base camp, hingga dipuncak gunung dari jalur Pananekeng,” jelas Budiman.

Nantinya, ucap aktivis lingkungan muda ini, sampah-sampah yang dikumpulkan gabungan pecinta alam ini akan segera dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPA) yang notabene berada dikelurahan Santiago, kecamatan Tahuna Barat.

Dirinyapun berpesan, agar para pendaki-pendaki yang ingin menikmati keindahan gunung Awu dapat berbenah diri, tidak hanya menikmati alam sesaat, namun punya kesadaran untuk turut menjaga kebersihannya.

“Karna jika kita hanya menikmati alamnya tanpa mau menjaga keindahannya, maka sama saja dengan merusak kelestarian alam yang seharusnya wajib kita jaga untuk generasi kedepan,” kunci perempuan manis ini.

Kegiatan Bersih-Bersih Gunung Awu Dari Sampah Plastik Yang Berserakan (Foto : Ist)

Seusai kegiatan, Hendrico Sidangoli, salah satu pendaki Freelancer yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut mengaku senang dengan adanya kegiatan seperti ini. Bahkan, dirinya berharap kegiatan seperti ini bisa terprogram dengan baik, dan menjadi event yang berkelanjutan.

“Tentu saja sangat baik, sudah begitu lama kita menikmati keindahan gunung Awu dan hari ini muncul kesadaran untuk menjaga keasriannya. Tentu sangat keren kalau hal ini terus berlanjut,” sebut Rico, Minggu (25/04/2021)

Namun lanjutnya, tentu tak kalah penting juga adalah membangun kesadaran dalam diri masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah secara sembarangan, terutama diarea pendakian hingga puncak gunung.

“Kurang lebih 10 kantung sampah plus 1 karung besar dan semuanya penuh dengan sampah plastik yang kami pungut. Tentu bukan jumlah yang sedikit. Artinya, ada banyak masyarakat yang hanya tau menikmati keindahan Alam tanpa mau merawatnya. Akan sangat berarti ketika kegiatan seperti ini tidak hanya dipandang secara ceremonial, tapi lebih pada pembelajaran ; mari jo stop bekeng rusak alam,” kunci Sidangoli.

Kegiatan Bersih-Bersih Di Puncak Gunung Awu (Foto : Ist)

(Gr)

Ikuti Berita dan Informasi Terbaru dari Lintasutara.com di GOOGLE NEWS

Bagikan Artikel:

Artikel terkait

Terpopuler

BERITA TERKINI