Kajari Manado: Babuk Yang Dimusnahkan Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

Terbit:

Manado, LintasUtara.com – Kejaksaan Negeri Manado melaksanakan Pemusnahan Barang Bukti Perkara tindak pidana khusus dan umum, yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap sejak akhir 2019 sampai Juni 2020.

Pemusnahan bertempat di halaman parkir Kejari Manado, Kamis (16/07/2020). Barang bukti yang dimusnakan, diantaranya, Narkotika, Kosmetik dan obat berbagai merek, Senjata Api, Minuman Beralkohol, Senjata Tajam dan Handphone.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado, Maryono, SH., MH menjelaskan alasan, kenapa harus cepat dimusnahkan? “Kami musnahkan, jangan sampai terlalu lama disimpan nanti banyak yang menguap, takutnya ada yang dimakan tikus, nanti tikusnya mabuk”, canda Maryono.

Kata Maryono, perkara narkotika jangan lagi bertambah, syukur bisa turun, olehnya semua pihak wajib mengawasi, demikian juga untuk pembeli minuman keras belilah yang dilabel cukai dan untuk penjual jangan menggunakan cukai palsu.

Baca Juga:

Karena banyak minuman yang cukainya dipalsukan, sehingga negara dirugikan ratusan juta rupiah, sambung Maryono.

Kepala BNN Kota Manado, Kepala Bea Cukai Manado, Sekot Manado, Perwakilan BPOM dan Kapolresta Manado turut hadir dalam pemusnahan Bapok. Foto: Yud.

Demikian juga, terkait senjata tajam (sajam) , Maryono mengingatkan jangan sekali kali membawanya karena jika kedapatan, 10 tahun penjara menanti, “untuk pengamanan diri serahkan saja pada yang Kuasa,” tutup Maryono.

Turut hadir dalam acara ini, Kepala PN Manado, Kepala BNN Kota Manado,Kepala Bea Cukai Manado, Sekot Manado, Perwakilan BPOM,Perwakilan Kapolresta Manado.(YUD)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Lolos SLOMPN dan CYATC, Atlet Panjat Tebing Sitaro Masuk Pembinaan Nasional

Sitaro

Bupati Thungari Lantik 16 Pejabat, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah dan Kepercayaan

Sangihe

Plt Bupati Sitaro: Status Gunung Karangetang Masih Waspada, Belum Ada Evakuasi...

Sitaro

Di Balik “Goodness of God”, Rukmaya Arbaan Menemukan Panggung Kemenangannya

Sangihe

Serapan Anggaran Sangihe Semester I Hanya 34 Persen, Londo Ungkap Penyebabnya

Sangihe

Terkini