Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Tertangkap Tangan Angkut Ribuan Liter BBM Tanpa Surat Izin, 2 Warga Amurang Diamankan Satgassus Maleo

Terbit:

Manado, Lintasutara.com – Satgassus Maleo Polda Sulut mengamankan dua pria pengangkut ribuan liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium, yang diduga akan diperjualbelikan tanpa Surat Izin Usaha Pengangkutan, Selasa (21/09/2021) sore.

Kedua pria tersebut berinisial HR (56) dan FL (30), warga Bitung, Amurang, Minahasa Selatan.

BBM diangkut menggunakan mobil Isuzu Panther bak terbuka warna putih bernomor polisi DB 8457 AJ yang dikemudikan FL.

Barang Bukti Ribuan Liter BBM (Foto : Ist)

Baca Juga : Satgassus Maleo Ringkus Empat Pelaku Pencurian di Kios Pasar Bersehati Manado

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan, keduanya diamankan saat melintas di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di wilayah Amurang, Minahasa Selatan.

Baca Juga:

“Petugas mencurigai mobil tersebut yang membawa muatan ditutup terpal. Saat diperiksa ditemukan 44 jerigen berisi 1.452 liter BBM jenis premium dan 6 jerigen berisi 198 liter solar, totalnya 1.650 liter,” ujarnya, Kamis sore, di Mapolda.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat diinterogasi oleh petugas HR mengaku BBM tersebut akan dijual kepada para nelayan di Desa Sapa dan Ongkaw Minahasa Selatan.

Petugas lalu menanyakan Surat Izin Usaha Pengangkutan, namun HR tidak dapat menunjukkannya.

“HR dan FL beserta barang bukti mobil dan BBM kemudian diamankan dan diserahkan ke Polres Minahasa Selatan untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

(YUD)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Regina Toasyana Sinedu: Suara Muda dari Perbatasan yang Menembus Dunia Diplomasi

Profil

Bupati Sitaro Penuhi Pemeriksaan Lanjutan di Kejati sebagai Saksi Kasus DSP...

Sitaro

Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kembali Diperiksa Kejati Sulut

Daerah

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Terkini