Akses Jalan Mala – Pinebentengang Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Terbit:

Manganitu, lintasutara.com – Sempat tidak bisa dilewati karena pohon besar yang tumbang menutupi badan jalan, akses jalan Mala – Pinebentengan kini dapat dilalui kendaraan.

Ini disampaikan Pemerintah Kecamatan Manganitu melalui laman Facebook @Kecamatan Manganitu, pukul 3 sore tadi.

“Akses Jalan Nasional Manganitu – Tamako (Jalur Mala Pinebentengang) sudah Bisa dilewati, ” seperti dikutip lintasutara.com

Bersihkan Longsor, Warga Apresiasi Akses Cepat Pemerintah Kecamatan Manganitu

Baca Juga:

Saat ini Camat Manganitu, Julian Pesik bersama personil Koramil Manganitu, dan masyarakat masih membersihkan sisa pohon tumbang tersebut.

Koordinasi dan kerjasama pemerintah dengan masyarakat menyingkirkan pohon yang merintangi jalan. Nampak Camat Manganitu, Julian Pesik dilokasi, Kamis (12/1) siang. (Foto: Fb/Kecamatan Manganitu)

Sebelumnya, sekitar pukul 1 siang tadi jalan raya menghubungkan Kampung Mala dengan Kampung Pinebentengan tidak bisa dilalui akibat pohon besar tumbang menutupi badan jalan.

Intensitas curah hujan yang terus mengguyur wilayah Kecamatan Manganitu membuat pohon besar di pinggir jalan tersebut tumbang.

Akibatnya akses kendaraan kearah Kecamatan Tamako dan Kecamatan Manganitu Selatan tidak bisa melewati jalur ini.

Ramainya “Meliku Soa” Warga Kampung Sesiwung

Aksi cepat dan koordinasi pemerintah dengan kerjasama masyarakat bergotong royong mengatasi pohon tumbang tersebut.

Walhasil kurang dari dua jam pohon tumbang yang menutupi jalan bisa disingkirkan sehingga memungkinkan dilewati kendaraan.

(beb)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Pasca Magnitudo 7,7, Sangihe Diguncang 130 Kali Gempa Susulan

Sangihe

Menakar Keadilan dari Ketukan Palu Maut Pertama di PN Tahuna

Suara Redaksi

Pemkab Sangihe Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Pasca Gempa

Sangihe

Masa Jabatan 99 Kapitalaung Berakhir Agustus, Ini Langkah Dinas PMDD Sangihe

Sangihe

Ini Daftar Warga Kawio yang Rumahnya Rusak

Sangihe

Terkini