Grebek Sabung Ayam, Polres Minahasa Temukan Ini

Terbit:

Minahasa, LintasUtara.com – Kepolisian Sektor Kawangkoan, Polres Minahasa, menggrebek lokasi judi sabung ayam di Kelurahan Talikuran Barat, Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sabtu (23/7/2022).

Disayangkan kehadiran pihak Kepolisian sepertinya sudah diketahui para pelaku judi sabung ayam.

Karena pihak kepolisian sudah tidak mendapati aktivitas sabung ayam di lokasi yang terkenal dengan sebutan Langkatop.

Namun ditemukan bekas velt dan tiang-tiang bambu yang digunakam sebagai penyangga atap, yang langsung dimusnahkan pihak kepolisian.

Baca Juga:

Kapolres Minahasa, AKBP Tommy Souissa, melalui Kapolsek Kawangkoan, AKP Edy Suryanto membenarkan kejadian tersebut.

“Sepertinya sudah viral akan ada penggrebekan atau panitianya sudah ada filling sehingga sudah tidak ada aktivitas. Tapi kami tetap memusnahakan lokasi tersebut untuk tidak berlanjut,” ujar Suryanto.

Baca Juga: Jaga Kondusifitas Wilayah, Kapolres ‘Ba Ron’ Minahasa

Lanjutnya, lokasi sabung ayam memang jauh dari keramaian sehingga seperti tidak ada aktivitas.

“Lebih dari 500 meter dari jalan besar, di tengah kebun dan seperti tidak ada aktivitas,” katanya.

Suryanto menambahkan, sampai saat ini pihaknya terus melakukan edukasi dan pencegahan agar adanya budaya malu bagi pelaku sabung ayam.

“Mari kita hilangkan penyakit masyarakat. Karena meresahkan, termasuk lainnya bukan hanya sabung ayam,” pungkasnya.

Diketahui, penggrebekan tersebut melibatkan unsur TNI, Satpol PP dan Tokoh Agama dan Masyarakat.

(Dede)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Buruknya Sinkronisasi OSS dan INAPROCH Hambat Operasional PD Pelayaran Sitaro

Sitaro

Dari Dinding Museum Ulu, Christiani Alfa Mumu Menapaki Panggung Nasional Panjat...

Olahraga

Status Burung di Indonesia 2026: Dinamika Perubahan Spesies Burung

Lingkungan

Lolos SLOMPN dan CYATC, Atlet Panjat Tebing Sitaro Masuk Pembinaan Nasional

Sitaro

Pustu di Pulau Kawaluso Tanpa Listrik, Obat Kerap Kosong, Perawat Belum...

Sangihe

Terkini