Pasar Bersehati Tidak Selesai, PPK “Lari-lari”

Terbit:

Manado, LintasUtara.com — Pekerjaan Pembangunan Pasar Bersehati tidak selesai sampai batas waktu yang ditentukan 30 Mei 2022.

Bahkan menurut Kepala Dinas PUPR Kota Manado, volume pengerjaannya belum sampai 40-an persen.

“Pasar Bersehati sudah di 30an persen capaian pengerjaannya. Namun volume pekerjaan tersebut harus dihitung dengan ketersediaan material di lokasi. Kan di situ sudah ada besi-besi dan material lainnya, jadi itu masuk volume pekerjaan,” ujar Jhon Suwu kepada LintasUtara.com, beberapa waktu lalu di ruangannya.

Suwu pun tidak menampik pekerjaan dengan anggaran sebesar RP 59.879.055.000 (Lima Puluh Sembilan Miliar Delapan Ratus Tujuh Puluh Sembilan Lima Puluh Lima Ribu Rupiah) yang dikerjakan oleh PT. Tureloto Battu Indah dan PT Bentara Prima dengan anggaran berasal dari Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), akan di adendum yang akan diberikan.

Baca Juga:

“Namun untuk teknisnya bisa ditanyakan ke Sekertaris Dinas karena dia PPK-nya,” ujarnya.

Sama halnya, terkait hal teknis lainnya seperti pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta dugaan pelanggaran lainya untuj ditanyakan ke PPK.

Namun disayangkan Sekertaris Dinas PUPR Manado, Marcos Kairupan seakan menghindari awak media yang datang ke kantor PUPR untuk menanyakan kejelasan proyek tersebut.

(Dedy)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Deretan Nama Pejabat dan Kepala Sekolah yang Menempati Posisi Baru di...

Sangihe

Dari Rutan Manado, Bupati Sitaro Pertanyakan Dasar Audit Kerugian Negara Rp22,5...

Sitaro

Hardiknas yang Sunyi bagi Guru PPPK Paruh Waktu Sangihe

Suara Sangihe

Reposisi PDIP Sangihe: Menuju Kebangkitan atau Kembali Tersungkur di Pilkada?

Suara Sangihe

Lebih dari Kunjungan Menteri: Membaca Arah Pembangunan Sitaro

Suara Redaksi

Terkini