Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Penanaman Sejuta Pohon, Warga: Pak Danrem 131 dan Forkopimda Tinggalkan Kenangan Berarti Untuk Masa Depan

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Mukhlis bersama jajaran TNI AD melakukan terobosan dibidang konservasi alam, melalui gerakan penanaman sejuta pohon.

Di Sulawesi Utara, giat tersebut tak hanya dihelat di seputaran Ibu Kota (Manado, red) tapi juga di wilayah perbatasan Indonesia – Philipina; Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan tagline yang sama Penanaman sejuta pohon dan secara simbolis dilaksanakan di pantai Naha kecamatan Tabukan Utara, Senin (06/06/2022).

Kurang lebih 350 pohon berjenis ketapang ditanam dipesisir pantai Naha sebagai simbolis penanaman, meski sejatinya sudah ada 3.350 pohon yang sudah ditanam diseluruh wilayah Kodim 1301/Sangihe dan akan terus bertambah sesuai kebutuhan.

Kepada awak media, Danrem 131/Santiago menyebutkan jika giat Penanaman sejuta pohon memang menjadi program TNI AD dan dilakukan secara serentak, bertahap dan berkelanjutan diseluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga:

“Korem 131/Santiago sendiri, saat ini sudah menanam 41 ribu pohon diseluruh wilayah Provinsi dan sangat diharapkan bukan sekedar menjadi kegiatan seremonial, tapi dapat terus dirawat,” sebut Danrem.

Kedepannya, Danrem berharap semua pihak dapat mengambil tanggung jawab dalam melanjutkan perawatan pohon-pohon yang sudah ditanam agar benar-benar sejalan dengan tujuan konservasi alam yang dicanangkan.

“Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita dan sebaliknya jika kita jahat kepada alam maka alampun bisa demikian. Saya berharap semua pihak dapat merawatnya,” lanjutnya.

Hal inipun direspon positif sejumlah masyarakat yang hadir dilokasi penanaman sejuta pohon. Menurut mereka, gebrakan TNI AD yang kali ini dipimpin langsung Danrem 131/Santiago bersama Forkopimda Sangihe yang dihadiri oleh Penjabat Bupati Rinny Tamuntuan, Dandim, Kapolres, Danlanal serta Ketua DPRD Sangihe meninggalkan kenangan yang sangat berarti untuk masa depan.

“Ada pesan mendalam yang lahir dari kegiatan ini, dimana kita diajak untuk menjaga alam kita. Jadi bukan sekedar menanam, tapi ada nilai yang begitu besar sebagai timbal balik dari apa yang sudah bumi berikan kepada kita,” sebut mereka.

Apresiasi dan support-pun mereka sampaikan agar giat yang sudah terlaksana dengan baik ini benar-benar bukan menjadi gerakan seremonial saja, tapi secara bersama-sama dijadikan momentum untuk lebih mencintai kelestarian alam.

“Apa yang sudah dimulai ini harus kita jaga sama-sama sehingga kedepan kita bisa melihat alam yang lebih indah. Selain itu, pohon-pohon yang ditanam hari ini kalau dirawat dengan baik maka akan memberikan dampak positif juga bagi kita kedepan,” timpa yang lain.

Dalam pantauan, selain Danrem 131/Santiago dan Forkopimda Sangihe, turut ambil bagian dalam kegiatan kali ini tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pendidikan hingga siswa sekolah di Tabukan Utara.

(Gr)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Duo Dalughu Taklukan Jalur Speed WR, Sabet Emas ke- 2 untuk...

Olahraga

LENTERA di Ujung Utara: Ketika Kejaksaan Hadir dengan Empati

Sangihe

Dini Hari Maut di Siau Timur: Begini Jumlah Korban Sementara

Sitaro

Gubernur Sulut Tinjau Lokasi Banjir Bandang Sitaro

Sitaro

Terkini