Sangihe, Lintasutara.com – Kinerja PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN ) khususnya wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan UP3 Tahuna (Sangihe) kembali keluhkan dan disorot warga perbatasan ini.
Tidak hanya warga masyarakat mengeluhkan kinerja buruk perusahaan plat merah ini, wakil rakyat pun angkat bicara dengan lantang dan nada keras.
“Apapun alasanya. Saya katakan kinerja PLN Sangihe dan semua perusahaan didalamnya jongkok. Harus dievaluasi,” ujar Ferdy Panca Sinedu Wakil Ketua Komisi B DPRD Sangihe ini.
Menurut wakil rakyat yang terkenal vocal membelah kepentingan masyarakat ini, PLN tidak pernah memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan (masyarakat).
“Iya.. Alat elektronik rusak, Apakah PLN mau ganti? Mereka hanya memberi limid menagih. Tapi pelanggan tidak di beri pelayanan yang maksimal. Hanya alasan klasik yang selalu menggemah ketika ada komplain dari konsumen,”tuturnya dengan nada ketus.
Sinedu mengatakan, pihaknya akan melaporkan kinerja buruk PLN Sangihe (UP3 Tahuna) ke PLN pusat dan segera mengagendakan pemanggilan hearing kepada pihak PLN.
“Ya, kami akan laporkan ke pusat (PLN) kinerja UP3 Tahuna yang jongkok dan Kami agendakan akan memanggil pihak PLN,” jelasnya.
Sementara itu, pihak PLN UP3 Tahuna dikonfirmasi melalui Manejer Bagian Keuangan dan Umum, Edmund Sahadagi tidak menanggapi secara spesifik kritik dari anggota DPRD Sangihe, Ferdy Panca Sinedu. Seperti biasa hanya dijawab normatif.
“Mohon maaf atas ketidaknyaman, terjadi gangguan pada pembangkit PLTD Tahuna sehingga mengakibatkan sebagian Kota Tahuna mengalami penghentian pasokan listrik,”
” Kalau pada beberapa hari lalu gangguan di sebabkan. Adanya pohon yang Tumbang mengenai Jaringan serta binatang seperti ular, burung bukan faktor kesengajaan,” imbuh Sahadagi.
(Ts)
