Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Koordinator SSI, Sebut Pemerintah Daerah dan DPRD Sangihe Sekumpulan Pengecut

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Koordinator Save Sangihe Island (SSI) organisasi yang getol menolak kehadiran PT. Tambang Mas Sangihe (TMS) sebagai pemegang izin dari Kementerian ESDM,  berinisial AP alias Alfred dalam unggahan Media Sosial (Medsos) Facebook dengan akun Alfred Pontolondo menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah maupun DPRD Sangihe tidak lebih dari sekumpulan pengecut.

“Hal menyedihkan dalam perjuangan menyelamatkan pulau Sangihe adalah baik Pemerintah Daerah maupun DPRD Sangihe tidak lebih dari kumpulan pengecut,” tulis Alfred Pontolondo melalui akun Facebooknya, Sabtu (01/05/2021).

Sontak unggahan tersebut mendapat beragam respon dari netizen dalam kolom komentar.

Menurut AP,  pernyataan di Medsos tersebut sebagai bentuk keprihatinannya terhadap situasi sekarang menyangkut kehadiran perusahaan tambang yang mendapat izin produksi dari Kementerian ESDM.

“Itu sikap terhadap kondisi yang tercipta sekarang. Pemda merasa tidak berdaya menghadapi keputusan pusat sementara DPRD Sangihe sampai hari ini tidak ada sikap,” tuturnya melalui pesan Whatsapp kepada wartawan.

Baca Juga:

Sementara itu, Salah satu anggota DPRD Sangihe, Ferdy Panca Sinedu angkat bicara terkait tudingan oknum koordinator SSI terhadap lembaganya.

Pihaknya mengaku kecewa dengan pernyataan oknum tersebut sekaligus ASN yang sudah melabeli lembaga dewan dan eksekutif sebagai pengecut.

“Sebaiknya, mereka (SSI) membangun ruang diskusi dengan kami. Jangan langsung mengeneralisir satu lembaga pengecut. Ada 25 sikap yang berbeda di dalamnya, jika sudah begini membuat rasa simpati atas perjuangan SSI menjadi pudar. Teman teman lain juga menyatakan kecewa dengan ulah dua ASN tersebut yang sudah men-judge DPRD termasuuk eksekutif di dalamnya,” Kata Anggota DPRD yang terkenal vokal ini.

Sinedu mengakui, saat ini dirinya sedang mengkaji isu-isu yang sedang berkembang dimasyarakat terkait persoalan tambang ini.

“Padahal kita (saya) sedang mengkaji celah penolakan dari sisi tataruang,” terangnya.

Sinedu menambahkan, akibat frame pengecut terhadap lembaganya, Sinedu pun mengambil sikap secara terbuka dan diumumkan melalui medsos.

“Si ASN TB, AP sudah berani berkata DPRD pengecut. Maka saya sebagai bagian dari kelompok pengecut itu menyatakan bahwa saya akan mendukung PT. TMS beroperasi di Sangihe,” tulisnya melalui akun facebook Ferdy Panca Sinedu.

(ts)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Giliran Dokta Pangandaheng Diperiksa, Kasus CSR Bank SulutGo 2023 Memanas

Sangihe

Kejari Sangihe Naikkan Status! Dugaan Korupsi Dana CSR Bank SulutGo 2023...

Sangihe

Duo Dalughu Taklukan Jalur Speed WR, Sabet Emas ke- 2 untuk...

Olahraga

Regina Toasyana Sinedu: Suara Muda dari Perbatasan yang Menembus Dunia Diplomasi

Profil

Reinol Tumbio Buka Suara Soal Ketidakhadirannya di Pemeriksaan Kejati Sulut

Sitaro

Terkini