Diduga Aniaya Advokat, Oknum Satpol PP Kota Manado Dipolisikan

Manado, Lintasutara.com – Viral beredar video di media sosial tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan beberapa oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado kepada seorang pria di Mr. H Cafe Megamas, Kawasan Megamas Manado, Minggu (18/4/2021) dini hari.

Korban dugaan tindakan penganiayaan ini ternyata adalah seorang advokat, Junaedy S. Lintong, SH yang saat kejadian sedang berada di lokasi bersama pemilik Cafe yang juga merupakan kliennya.

Dihubungi awak media ini, Senin (19/4/2021), Lintong menceritakan jika sekira pukul 01.15 Wita, beberapa petugas Satpol PP mendatangi Cafe tersebut untuk melakukan penertiban dan penyitaan properti berupa alat musik di dalam Cafe itu.

Informasi ini dia peroleh setelah berdialog dengan salah satu petugas Satpol PP wanita yang juga ikut melakukan penertiban.

Diirinyapun menanyakan kepada sejumlah anggota Satpol PP perihal Surat Perintah penyitaan atau surat tanda penerimaan benda, tapi katanya tidak ada.

Lalu dia menanyakan nama oknum Satpol PP yang hendak melakukan penyitaan, namun mereka juga tidak memberitahukannya. Pertanyaan ini dia lontarkan karena menurut Lintong, diseragam dinas petugas tersebut tidak dicantumkan nama.

Malahan ungkap Lintong, mereka bertanya balik kepada diriinya, “Kamu siapa? Kenapa tanya nama saya?,” tanya petugas yang kemudian dijawab Lintong, “Saya kuasa hukum pemilik barang yang akan disita”.

Selepas mengucapkan hal itu, Lintong mengatakan tiba-tiba beberapa oknum Satpol PP lainnya (kurang lebih 8 orang) menarik jaket dan tangannya dari belakang hingga dia terseret sekitar 5 meter yang membuat lutut kanannya mengalami memar dan luka gores.

“Kemudian mereka kembali menarik saya dari belakang dibarengi dengan pukulan yang menggunakan tangan (ditonjok) di bagian mata sebelah kiri dan menyebabkan adanya pendarahan dalam yang saat ini menganggu penglihatan saya,” kata Lintong.

Tak berhenti sampai disitu, Lintong melanjutkan saat dia terjatuh, anggota Satpol PP terus melakukan penganiayaan dengan menendang bagian wajah dan punggungnya.

“Saya sempat tidak sadarkan diri,” sambung dia.

Dihubungi lintautara.com, Kepala Satpol PP Kota Manado Yohanis Waworuntu enggan menanggapi kejadian yang melibatkan anggotanya ini.

“Saya rapat dulu ya, mau rapat dulu, nanti ya,” kata Waworuntu singkat.

Atas kejadian ini Lintong telah membuat laporan ke Kapolresta Manado. Dalam laporan tersebut, para pelaku disangkakan dengan Pasal 170 KUHP dan terancam hukuman 5, 6 tahun penjara.

(am)

Ikuti Berita dan Informasi Terbaru dari Lintasutara.com di GOOGLE NEWS

Bagikan Artikel:

Artikel terkait

Terpopuler

BERITA TERKINI