Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Survei LSI: 58,3 Persen Pelaku Usaha Menilai Korupsi di Indonesia Meningkat

Terbit:

Nasional, LintasUtara.com – Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei, yang salah satunya terkait persepsi pelaku usaha terhadap korupsi dan pemberantasan korupsi di Indonesia, Minggu (7/2/2021). Hasil Survei LSI menemukan, 58,3 persen pelaku usaha menilai korupsi di Indonesia meningkat dalam dua tahun terakhir.

LSI menggali opini dari 1000 responden yang berasal dari para pelaku usaha pada 17 Desember – 7 Januari 2021.

“Survei ini menemukan bahwa baik kalangan pelaku usaha maupun pemuka opini, mayoritas (masing-masing 58%) menilai bahwa korupsi meningkat dalam 2 tahun terakhir,” jelas Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, dalam keterangannya secara daring, Minggu (7/2/2021).

Djayadi juga mengatakan, selain 58,3 persen pelaku usaha menyatakan korupsi di Indonesia meningkat, ada sebesar 25 persen menyatakan tidak ada perubahan dan 8 persen menilai ‘menurun’.

Menariknya, hasil survei LSI juga menemukan tingginya toleransi terhadap gratifikasi/suap. Sekitar 23,4 persen pelaku usaha menilai wajar memberikan sesuatu (uang, barang, hiburan, hadiah) di luar persyaratan atau ketentuan untuk memperlancar proses yang berurusan dengan instansi pemerintah.

Baca Juga:

Hal ini sejalan dengan alasan pelaku usaha memberikan gratifikasi/suap kepada aparat pemerintah. Dari 10 pilihan alasan yang diberikan dalam survei tersebut, mayoritas pelaku usaha (31 persen) menyatakan alasan pemberian gratifikasi/suap kepada aparat pemerintah adalah untuk menyelesaikan urusan yang rumit dengan cepat.

(AM)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Kasus Dana Bencana Gunung Ruang Sitaro, Kajati Sulut: Saya Pastikan Ada...

Daerah

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Regina Toasyana Sinedu: Suara Muda dari Perbatasan yang Menembus Dunia Diplomasi

Profil

Harsen Roy Tampomuri Masuk Jajaran Dewan Pakar DPP APDESI 2026–2031

Nasional

Terkini