Premium SPBU Towo’e Tercampur Air, Ambat: Diduga Tangki Bocor Bukan Unsur Kesengajaan

Terbit:

Sangihe, LintasUtara.com – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Towo’e menjadi sorotan masyatakat. Pasalnya, SPBU di Kelurahan Sawang Bendar ini sempat menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium yang tercampur dengan air.

Dari informasi yang dihimpun Lintasutara.com, kejadian ini diketahui setelah tiga mobil tiba-tiba mogok setelah mengisi premium dan tidak bisa keluar dari area SPBU, Jumat (11/9/2020).

Sementara itu, salah satu karyawan SPBU, Y. Ambat kepada awak media membenarkan bahwa premium yang dijual telah tercampur dengan air.

“Memang benar tiga mobil mogok setelah mengisi premium yang tercampur dengan air,” tuturnya.

Baca Juga:

Ia menceritakan, aktivitas SPBU Towo’e seperti biasa namun pada kurang lebih pukul 8:30 Wita, tiga mobil selesai mengisi premium tiba- tiba mogok.

Dirinya mengakui beberapa hari sebelumnya, pihak SPBU telah menemukan air dalam bak penampungan premium tapi masih dalam batas wajar.

“Pada hari Senin (7/9/2020) kami telah menemukan air dalam tangki premium, sehingga diambil tindakan untuk menguras bak penampungan. Dan pada hari Selasa teknisi mengecek bak penampungan, setelah dinyatakan aman maka bak diisi kembali untuk melayani konsumen. Akan tetapi pada hari ini timbul masalah ini, sehingga kami menduga terjadi kebocoran pada bak penampung jadi tidak ada unsur kesengajaan,” jelasnya.

Menurutnya, segala kerugian yang ditimbulkan dari kejadian ini akan menjadi tanggung jawab pihak SPBU.

“Kami sudah komunikasikan dengan para pemilik mobil dan segala kerugian konsumen yang timbul dari kejadian ini akan mejadi tanggung jawab managemen SPBU dan penjualan BBM jenis premium dihentikan,” tutupnya. (Redaksi)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Pasca Magnitudo 7,7, Sangihe Diguncang 130 Kali Gempa Susulan

Sangihe

Menakar Keadilan dari Ketukan Palu Maut Pertama di PN Tahuna

Suara Redaksi

Pemkab Sangihe Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Pasca Gempa

Sangihe

Ini Daftar Warga Kawio yang Rumahnya Rusak

Sangihe

Masa Jabatan 99 Kapitalaung Berakhir Agustus, Ini Langkah Dinas PMDD Sangihe

Sangihe

Terkini