Desa Serei di Minahasa Utara Gelar Pesta Adat Tulude

Terbit:

Minut, Lintasutara.com – Desa Serei, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, menggelar Pesta Adat Tulude, bertempat di Gedung Serba Guna Desa Serei, Selasa (1/2/2021).

Nuansa serba adat istiadat Nusa Utara (Sangihe, Sitaro dan Talaud) tampak mewarnai pesta adat ini, mulai dari dekorasi panggung hingga jalannya ibadah yang menggunakan bahasa daerah, dipimpin oleh Pdt. Nolia Janis, M.Th dan Pdt. Vivi Rompas, M.Th (Ketua Jemaat GMIM Bethania Serei).

Selanjutnya adalah prosesi pemotongan kue Tamo. Pada prosesi ini komunitas Nusa Utara di Desa Serei sangat antusias karena unsur budaya seperti tarian dan lagu daerah ditampilkan. Semuanya menjadi lengkap dengan penampilan tarian masamper, ciri khas masyarakat Nusa Utara.

Ketua Panitia kegiatan, Benyamin Sineri, S.Pd mengatakan, pesta adat Tulude tahun ini dibuat secara berbeda dengan mengusung tema bernuansa alam.

Baca Juga:

“Kita bersyukur pelaksanaan acara Tulude tahun ini berjalan dengan lancar. Pelaksanaan Tulude tahun ini memiliki nuansa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan tahun ini mengusung tema bernuansa alam. Semua dekorasi/hiasan menggunakan alat dan bahan dari alam,” ujar Benyamin yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Desa Serei.

Baca Juga: Forkopimda Sangihe Ziarah dan Tabur Bunga ke Makam Pejabat Juga TMP Jelang HUT Sangihe ke-597

Sementara itu, Hukum Tua (Kepala Desa, red) Desa Serei, Ema Marasi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan upacara adat ini. Pelaksanaan pesta adat Tulude menurutnya sebagai warisan budaya dari para leluhur yang perlu terus dilestarikan.

“Pesta adat Tulude merupakan warisan budaya dari para leluhur yang perlu dilestarikan. Tulude merupakan bentuk ucapan syukur atas berkat Tuhan kepada seluruh masyarakat,” ujar Ema.

Baca Juga: Melirik Semangat Kelompok Nelayan Kamaru, Tingkatkan Kesejahteraan Secara Mandiri

Pelaksanaan pesta adat Tulude Desa Serei mendapat respon yang sangat baik dari Tokoh Pemuda Desa Serei, Evgeny Kapelo, S.Pd.

Menurut Evgeny, kaum muda Desa Serei perlu ambil bagian dalam setiap kegiatan kebudayaan.

“Pelaksanan Pesta Adat Tulude harus terus dilestarikan serta dibudayakan, apalagi bagi kalangan muda. Pesta adat ini merupakan warisan dari nenek moyang kita terdahulu dan wajib untuk kaum muda terlibat langsung,” kata Sekretaris Karang Taruna Desa Serei ini.

Evgeny, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Serei, mengajak kaum Muda agar tetap menjaga identitas budaya yang dimiliki.

“Generasi Muda tidak meninggalkan budaya lokal walaupun di era digitalisasi ini,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Dr Jein Symon, M. Kes, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. Alfret Pusungulaa, M.Ap, Camat Likupang Barat Michael Parengkuan, S.STP, Kaban Kesbangpol Dr. Lili Lengkong, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Kontributor: Axel Sasela
Editor: Andra

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Ketua DPRD Sitaro Djon P. Janis Wafat, Duka Mendalam Selimuti Keluarga...

Sitaro

Salah Pilih Sekda, Sangihe Bisa Mundur Diam-Diam

Suara Sangihe

Dinas Pendidikan Sitaro Disebut Kena TGR Rp400 Juta, Muncul Dugaan Pemalsuan...

Sitaro

Hardiknas yang Sunyi bagi Guru PPPK Paruh Waktu Sangihe

Suara Sangihe

Reinol Tumbio Buka Suara Soal Ketidakhadirannya di Pemeriksaan Kejati Sulut

Sitaro

Terkini