Sangihe, Lintasuatara.com – Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Sangihe memiliki Kalapas baru awal bulan Desember 2021.
Namun menarik diikuti, kurang lebih sepekan bertugas Kalapas baru langsung disambut larinya dua orang warga binaan masing- masing Rusmanto Hariawang dan Sofian Pukoliwutang.
Seperti ritual wajib, hampir setiap tahun ada warga binaan yang melarikan diri dari Lapas Klas II B Tahuna dan pihak Lapas pun seakan tak berdaya menghentikan aksi para jagoan neon maupun menangkap kembali.
“Standar keamanan Lapas Tahuna perlu dipertanyakan karena kasus warga binaan lari sudah sering terjadi,” ungkap Tokoh masyakat Sangihe Verry Bawoleh.

Bawoleh meminta agar Kanwil Kemenkumham Sulut agar mengaudit Kalapas Tahuna dan jajarannya.
“Karena hal ini sudah sering terjadi kami meminta agar Kalapas Tahuna dan jajaran agar diaudit sehingga kejadian ini menjadi terang menderang apakah ada human error atau penyebab lain,” tutur wartawan senior ini.
Sementara itu, Kalapas Tahuna, Suharno dikonfirmasi media ini melalui nomor 08*** nada masuk namun tidak diangkat begitu juga melalui chat Whatshapp hanya dibaca tapi tidak direspon. (ts)
