Pelayanan Buruk PLN Sangihe, ‘Ganggu’ Nasionalisme

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Pelayanan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara, tak kunjung membaik bahkan cenderung memburuk akhir-akhir ini.

Setelah dikeluhkan warga karena seringnya pemadaman listrik di luar jadwal, PLN Sangihe kembali berulah saat upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI ke- 76 sehingga dianggap mengganggu nasionalisme.

Kinerja dan pelayanan buruk perusahaan plat merah yang terus merugi ini, disorot warga melalui media sosial.

“Bagus hari kemerdekaan ini torang (kita) demo PLN, semua so serba virtual kase mati listrik sampe berkali- kali,” tulis akun Mauna di medsos dengan nada kesal.

Baca Juga:

“Merdeka atau mati. Slogan menggema saat ini. Ketika PLN belum merdeka dan memilih mati lampu,” tulis akun Ferdy Deddy Sinedu yang juga anggota DPRD Sangihe ini.

“Dirgahayu bangsaku ‘MERDEKA’ dan ternyata listrik kita belum merdeka,” tulis akun Fitri Lumiu warga Tidore yang juga wartawan senior ini.

Namun seperti biasa, pelayaan buruk ini hanya dianggap biasa oleh pihak PLN dengan jawaban klasik meminta maaf.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, karena tiba- tiba salah satu mesin kami shut down,  saat ini kami berupaya memulihkan secepat mungkin,” ujar Jemmy Lasut selaku Manager Bagian Jaringan kepada awak media ini melalui pesan Whatsapp.

“Saat ini sebagian sudah nyala kembali secara bertahap. Sekali lagi mohon maaf. Salam sehat,” ujarnya. (ts)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Breaking News: Kejaksaan Negeri Sangihe Tetapkan DP Tersangka CSR Bank SulutGo

Sangihe

Bupati Sangihe Lantik 97 Pj Kapitalaung, Ini Daftarnya

Sangihe

HSS Tagulandang Jadi Runner-up Piala Soeratin U-15 Sulut, Arya Sinulingga: Potensinya...

Sitaro

9 PKS Ditandatangani, Kantah Sitaro Pacu Transformasi Pertanahan dan Tata Ruang

Sitaro

Masuki Babak Baru, STPN Resmi Bertransformasi Menjadi Politeknik Agraria

Nasional

Terkini