Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Luka Bersama, Ucapan Duka Untuk Alm. Embo Helmud Hontong Terus ‘Mengalir’

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Peristiwa wafatnya Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong menjadi luka dan duka bersama masyarakat Sangihe.

Tak bisa dipungkiri, pria yang akrab disapa Papa Embo ini memang selalu bersikap ‘hangat’ dengan masyarakat dimanapun dirinya berada tanpa membeda-bedakan status dan golongan sehingga mampu meninggalkan kesan tersendiri.

Disejumlah media sosialpun, ucapan duka terus ‘mengalir’ dari postingan-postingan masyarakat baik yang ada di Sangihe, diaspora Sangihe, hingga masyarakat yang notabene bukan suku Sangihe.

Salah satunya disampaikan Novi Serang, masyarakat Sangihe asal pulau Kahakitang, kecamatan Tatoareng. “Pirua (Kasihan) figur yang sangat baik. Tidak ada manusia yang berbeda dalam pandangannya,” ucap Serang, dikutip dari postingannya di Whatsapp.

Dikutip dari media yang sama, Regina Sinedu, pemudi asal Tahuna pun menunjukan belasungkawanya atas kepergian figur pimpinan Tampungang Lawo yang terkenal dekat dengan semua golongan pun usia. “Terima kasih untuk semua kebaikanmu, selamat jalan Papa Embo,” haturnya.

Baca Juga:

Senada, kesan akan ‘Papa Embo’ Helmud-pun disampaikan Aike Pangemanan. “Dari seorang Wakil Bupati Sangihe, kita belajar tentang kesabaran, senyum sapa, dan berani membela rakyatnya,” ujar pria yang juga merupakan ketua GAMKI Sangihe ini.

Sementara itu, dari facebook, akun bernama Lekra Sslah pun menanggapi sosok Helmud Hontong, sebagai figur pemimpin yang patut dicontohi. “Banyak pemimpin yang harus belajar dari kesederhanaanmu,” ungkap pria yang juga merupakan aktivis muda ini.

Hal yang samapun diungkapkan akun Alfred Sam Daleda sebagai kenangan akan Wakil Bupati yang terkenal sederhana ini. “Dalam kesederhanaanmu engkau tampil sebagai pemimpin di tanah kepulauan ini. Selamat jalan ke rumah Bapak di sorga Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong,” sebut Jurnalis senior Sangihe ini

Ucapan belasungkawa pun dihaturkan Jew Adriaan, selaku ketua Pemuda GMIST. “Wabup adalah sosok yang baik dan sangat peduli dengan masyarakat dan sosok pemimpin yang berkarisma. Kebaikan yang beliau tunjukan, kiranya akan menjadi motivasi bagi pemuda-pemuda GMIST. Bahkan tampil dengan penuh kasih.

Biarlah ini juga akan terus dikenang oleh pemuda di Sangihe. Sebagai Wakil Bupati di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara Filipina-Indonesia juga terdiri dari berbagai pulau, Wabup dengan semangat membangun tak kenal lelah terus memberi diri bagi warga Sangihe. Terbukti, disetiap kesempatan, baik di acara suka maupun duka, Wabup selalu hadir untuk warga Sangihe.

Komitmen melayani dari pimpinan Sangihe, benar-benar ditunjukan. Selamat jalan Wakil Bupati Sangihe, Kebaikanmu akan terus dikenang,” ucap pria yang juga Kepala Sekolah SMP II Tabteng ini.

Kenangan yang ditinggalkan Wabup bersahaja ini memang begitu kental bagi masyarakat, hingga duka cita yang dirasakan terasa begitu mendalam. Selamat jalan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Papa Embo Helmud Hontong. Perjuangan dan pengorbananmu bagi Sangihe akan selalu kami kenang. Kiranya Tuhan memberi kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

(Gr/Redaksi Lintasutara.com)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Bupati Sitaro Penuhi Pemeriksaan Lanjutan di Kejati sebagai Saksi Kasus DSP...

Sitaro

Regina Toasyana Sinedu: Suara Muda dari Perbatasan yang Menembus Dunia Diplomasi

Profil

Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kembali Diperiksa Kejati Sulut

Daerah

Kasus Dana Bencana Gunung Ruang Sitaro, Kajati Sulut: Saya Pastikan Ada...

Daerah

Terkini