Penduduk Usia Produktif Menurun, Pemerintah Tiongkok Dorong Pasangan Tambah Anak

Terbit:

Global, Lintasutara.com – Pemerintah Tiongkok berencana melonggarkan batasan jumlah anak bagi pasangan suami-istri, sehingga setiap pasangan dibolehkan memiliki tiga anak.

Wacana kebijakan “tambah anak” ini muncul menyusul data sensus penduduk terbaru yang menunjukkan populasi usia kerja Tiongkok menyusut selama dekade terakhir, sementara jumlah orang yang berusia di atas 65 tahun terus bertambah.

Menurunnya populasi usia kerja ini dikhawatirkan bisa menambah tekanan ekonomi bagi masyarakat.

Sejak tahun 1980 partai komunis yang berkuasa di Tiongkok memberlakukan kebijakan satu anak bagi setiap keluarga untuk menekan pertumbuhan penduduk.

Baca Juga:

Namun, usia produktif yang semakin menurun membuat negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping itu membuat kebijakan dua anak bagi setiap keluarga di tahun 2015.

Ternyata hal ini juga belum menyelesaikan masalah, sehingga pemerintah Tiongkok berencana memberlakukan batasan tiga anak bagi setiap pasangan di Tiongkok.

“China (Tiongkok) akan memperkenalkan kebijakan dan langkah-langkah utama untuk secara aktif menangani populasi yang menua,” demikian keputusan Politbiro partai Komunis Tiongkok seperti dilaporkan Kantor Berita Xinhua via Associated Press, Senin (31/5/2021).

Disebutkan juga bahwa para pemimpin partai memilih mengoptimalkan kebijakan untuk kesuburan pasangan agar setiap satu pasangan bisa memiliki tiga anak.

“Menerapkan kebijakan satu pasangan dapat memiliki tiga anak dan tindakan pendukung kondusif untuk meningkatkan struktur populasi China,” ungkap laporan itu.

(am)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Dari Dinding Museum Ulu, Christiani Alfa Mumu Menapaki Panggung Nasional Panjat...

Olahraga

Akses Jalan Sempat Diblokir, Rainga: Warga Jangan Terprovokasi Pekerjaan Masih Berjalan

Sangihe

Buruknya Sinkronisasi OSS dan INAPROCH Hambat Operasional PD Pelayaran Sitaro

Sitaro

Pustu Kawaluso Kini Terang, Warga Apresiasi Respons Cepat Bupati Michael Thungari

Sangihe

Pengukuran PTSL di Tagulandang Berjalan, Ratusan Bidang Tanah Masuk Tahap Verifikasi

Sitaro

Terkini