Sitaro, Lintasutara.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul kembali terjadinya erupsi Gunung Karangetang di Pulau Siau pada Minggu, 12 Juli 2026.
Gunung Karangetang yang masih berstatus Level II atau Waspada kembali mengalami erupsi yang disertai semburan api dan aktivitas guguran lava pijar dari area puncak. Hingga saat ini, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat aktivitas vulkanik tersebut.
Pelaksana Tugas Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Heronimus Makainas, meminta masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar kawasan Gunung Karangetang, agar tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan Gunung Karangetang, agar tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BPBD, dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.”
Ia juga mengingatkan warga untuk tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana maupun memasuki zona bahaya yang telah ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Pemerintah Kabupaten Sitaro, kata dia, terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Karangetang dan siap mengambil langkah-langkah penanganan apabila situasi mengalami perubahan.
Sejumlah instansi terkait, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, unsur TNI dan Polri, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), juga diminta meningkatkan koordinasi dan pemantauan lapangan serta menyampaikan informasi secara cepat dan akurat kepada masyarakat.
Pemerintah daerah mengajak seluruh warga untuk tetap waspada, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta bersama-sama berdoa agar kondisi tetap aman dan aktivitas Gunung Karangetang segera kembali stabil.
