Dinkesda Sangihe Tindaklanjuti Temuan Media Lintasutara

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Kepulauan Sangihe bergerak cepat menindaklanjuti sejumlah persoalan yang terungkap dalam pemberitaan Media Lintasutara terkait kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) Kawaluso, Kecamatan Kendahe.

Tindak lanjut tersebut disampaikan melalui surat hak jawab dan klarifikasi yang dikirimkan kepada Redaksi Lintasutara tertanggal 22 Juni 2026, ditanda tangani oleh Sekretaris Dinas, Yunita Manangkalangi atas nama kepala dinas. Surat tersebut merupakan respons atas pemberitaan yang terbit pada 17 Juni 2026 dengan judul “Pustu di Kawaluso Tanpa Listrik, Obat Kerap Kosong, Perawat Belum Digaji Hampir 6 Bulan.”

Dalam klarifikasinya, Dinkes Sangihe menjelaskan bahwa terkait belum tersedianya aliran listrik di Pustu Kawaluso, pihak pemerintah kecamatan telah berkoordinasi dengan PLN. Hasil koordinasi tersebut menyebutkan bahwa pemasangan jaringan listrik berkapasitas 900 watt akan segera direalisasikan.

Tak hanya itu, persoalan kekosongan obat yang menjadi keluhan masyarakat dan tenaga kesehatan di pulau terluar tersebut juga telah ditindaklanjuti. Dinkes menyebutkan, distribusi obat dari Puskesmas Kendahe telah dilakukan pada 21 Juni 2026 dan diterima langsung oleh petugas kesehatan yang bertugas di Pustu Kawaluso.

Baca Juga:
Dinkes

Sementara terkait keterlambatan pembayaran gaji tenaga kesehatan, Dinkes menjelaskan bahwa tenaga kesehatan yang dimaksud berstatus tenaga kontrak kampung. Karena itu, pembayaran honor menjadi tanggung jawab pemerintah kampung melalui anggaran dana desa.

Meski demikian, untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, Puskesmas Kendahe telah menyusun jadwal penempatan atau rolling perawat berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bertugas secara bergiliran di Pustu Kawaluso.

Langkah-langkah yang diambil Dinas Kesehatan tersebut dinilai sebagai bentuk respons atas berbagai persoalan pelayanan kesehatan yang sebelumnya terungkap melalui liputan Media Lintasutara di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina itu.

Pemberitaan mengenai kondisi Pustu Kawaluso sebelumnya mendapat perhatian luas karena mengungkap keterbatasan fasilitas dasar kesehatan, mulai dari belum adanya listrik permanen, ketersediaan obat yang minim, hingga persoalan kesejahteraan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah terpencil.

Dengan adanya tindak lanjut tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pulau Kawaluso dapat semakin maksimal dan berbagai kendala yang selama ini dikeluhkan dapat segera teratasi.

Bagikan:

Artikel terkait

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Advertisement

Terpopuler

Pulang untuk Mengabdi: Kisah Vebe Suku Merawat Harapan di Pulau Kawaluso

Sangihe

Pustu di Pulau Kawaluso Tanpa Listrik, Obat Kerap Kosong, Perawat Belum...

Sangihe

Tokoh Masyarakat Kawaluso Soroti Kinerja Pj Kapitalaung dan Kantor Kampung Terbengkalai

Sangihe

Dampak Gempa M 7,7 di Sangihe: 912 Bangunan Rusak

Sangihe

3 Atlet Putri Sitaro Kembali Perkuat Sulut di Kejurnas Panjat Tebing...

Sitaro

Terkini