Perkuat Kesiapsiagaan, GAMKI Sangihe Gelar Sosialisasi dan Simulasi Mitigasi Bencana di Wilayah Kendahe

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Mitigasi dan Pengurangan Risiko Bencana.

Kegiatan diprakarsai oleh Departemen Mitigasi Bencana GAMKI Sangihe, terpusatkan di Kecamatan Kendahe, Selasa (28/4/2026), menyasar penguatan kapasitas warga gereja lintas generasi.

Kegiatan hari pertama diawali di GMIST Sion Sawang Jauh. Fokus utama adalah pembekalan materi mitigasi dari sudut pandang teologis dan sosial yang dibawakan Pdt. Viktor Saselah dari Tim Tanggap Bencana Sinode (Tabis) GMIST.

Sosialisasi ini melibatkan perwakilan Majelis Jemaat dan unsur Pemuda dari lima jemaat di wilayah sekitar, yakni: GMIST Sion Sawang Jauh, GMIST Efata Pempalaraeng, GMIST Lahai Roi Tariang Lama, GMIST Bedau Alamate Tariang Lama serta GMIST Tulumang Duata Tariang Lama.

Baca Juga:

Memasuki hari kedua dan ketiga, intensitas kegiatan meningkat melalui Simulasi Tanggap Bencana. Simulasi ini dilaksanakan di dua titik strategis, yakni Lapangan Tariang Lama dan Lapangan Mohong Sawang. Target utama simulasi ini adalah generasi muda yang tergabung dalam Pelka Anak, Remaja, dan Pemuda.

Materi praktik dan prosedur evakuasi dipandu langsung oleh instruktur ahli dari BPBD Sangihe, Dicky Lungkang dan Cromwel Sandala. Para peserta dilatih untuk tetap tenang, mengenali jalur evakuasi, dan melakukan tindakan penyelamatan mandiri saat terjadi bencana.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi apik antara GAMKI Sangihe dengan Karang Taruna Kadeho dari Kampung Mohong Sawang.

Yosua Boham, Koordinator Departemen Mitigasi Bencana DPC GAMKI Sangihe, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi geografis Sangihe yang rentan terhadap bencana.

“Tujuan utama kami adalah membekali warga Gereja dengan pengetahuan tentang Resiko Penanggulangan Bencana. Kami ingin setiap individu, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tahu apa yang harus dilakukan saat situasi darurat terjadi” ujar Yosua.

Program ini pun mendapat apresiasi Ketua DPC GAMKI Sangihe, Feybe Indriani Madonsa. Ia menyatakan program ini adalah wujud nyata pelayanan GAMKI bagi kemanusiaan dan lingkungan.

“Langkah ini adalah bukti bahwa pemuda Sangihe peduli dan siap menjadi garda terdepan dalam pengurangan risiko bencana di daerah kita,” ujar Feybe.

(*)

Bagikan:

Artikel terkait

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Advertisement

Terpopuler

Refleksi Hari Kartini: Juita Baraming, Perempuan Sangihe yang Menata Harapan Lewat...

Sangihe

Kadis PUPR Bitung Kuat Dugaan Hilangkan Proyek Jalan Lingkar Lembeh 4,8...

Daerah

Reinol Tumbio Buka Suara Soal Ketidakhadirannya di Pemeriksaan Kejati Sulut

Sitaro

Lebih dari Kunjungan Menteri: Membaca Arah Pembangunan Sitaro

Suara Redaksi

Jalan Pelangi Tagulandang Utara Diresmikan Jadi Pusat UMKM

Sitaro

Terkini