Sangihe, Lintasutara.com – Layanan telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe bakal putus selama 9 hari pada bulan April bulan depan.
Hal ini menyusul perbaikan kabel serat optik bawah laut pada jaringan Palapa Ring Tengah segmen Tahuna – Melonguane milik BAKTI.
Informasi tersebut datang langsung dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia lewat surat bernomor 136/BAKTI.31/PI.02.01/03/2026.
Direktur BAKTI, Fadhilah Mathar menyebutkan, perbaikan partial cut pada segmen Tahuna – Melonguane sedari 1 – 25 April 2026 ini, guna mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut, serta menjaga kualitas layanan telekomunikasi kedepan.
“Terdapat aktivitas krusial Restoration/Marine Operation pada tanggal 16 – 24 April 2026 yang akan menyebabkan layanan telekomunikasi dan informasi putus sementara, selama 9 hari,” sebut Mathar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu menyatakan pihaknya sudah mengambil langkah antisipatif untuk menangani persoalan ini.
Bersua awak media, Kamis (26/3/2026) di gedung rapat DPRD Sangihe, Lumiu menyebutkan Kominfo telah mengirimkan pemberitahuan ke pihak Telkomsel, untuk antisipasi dampak resiko lewat pengaktifan sistem radiolink.
“Pengaktifan radiolink menjadi salah satu solusi teknis. Dengan sistem ini, jalur komunikasi alternatif dapat kita gunakan untuk menjaga stabilitas layanan, khususnya terkait kebutuhan vital masyarakat dan pemerintahan,” jelas Lumiu
Pun demikian, ia juga meminta masyarakat agar tetap memahami dengan baik, jika perbaikan yang pihak BAKTI lakukan, seyogianya demi peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi di Sangihe.
