Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Dikunjungi Josephine Tacoh, Anak – Anak TPA Malebur Bakal Ikut Les Bahasa Inggris

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Betapa bahagianya sejumlah anak – anak pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Malebur Kelurahan Santiago.

Bagaimana tidak, mereka mendapat kunjungan langsung Ketua TP PKK Sangihe Josephine Wounde Tacoh, Selasa (12/11/2024).

Bagaimana tidak, selain melakukan kunjungan ke TPA sekaligus melihat langsung anak – anak pemulung, istri Penjabat Bupati Sangihe, Albert Huppy Wounde ini langsung menginisiasi program kursus gratis kepada para generasi masa depan bangsa ini, bersama pengelola LKP Sangihe Learning, Chelline Sandil.

“Ada 25 anak yang bakal diberi kursus bahasa Inggris dan edukasi lingkungan, dengan tujuan meningkatkan kemampuan mereka sekaligus edukasi tentang kelestarian lingkungan,” sebut Tacoh saat bersua awak media, Rabu (13/11/2024).

Hal ini menurutnya penting, agar anak – anak bisa belajar bahasa yang bisa meningkatkan potensi perkembangan mereka kelak, sekaligus memiliki aktivitas dalam mengurangi sampah.

Baca Juga:

Sementara itu, Pengelola LKP Sangihe Learning Center Celline Sandil menyampaikan, bahwa program kursus ini ditujukan untuk anak-anak SD dari kelas 1 hingga kelas 6.

Saat ini lanjutnya, pihaknya sedang melakukan pendataan terkait nama, usia, dan tingkat pendidikan para peserta. Kursus tersebut akan dilaksanakan di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo.

“Awalnya, kelas direncanakan berlangsung di TPA, namun berdasarkan masukan dari Ibu Pj Bupati, kami memutuskan untuk memindahkannya ke lokasi yang lebih nyaman di luar TPA,” lanjutnya.

Selama tiga bulan sebut Celline, anak-anak akan belajar bahasa Inggris menggunakan metode tematik. Yang mana, selain materi bahasa, mereka juga akan mendapat edukasi tentang pemilahan sampah, cara menghasilkan uang dari sampah, serta membuat produk daur ulang.

“Dengan adanya program ini, kami berharap anak-anak di TPA tidak hanya memperoleh pengetahuan bahasa Inggris, tetapi juga keterampilan mengelola sampah dengan bijak,” kuncinya.

(Gerald)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Kasus Dana Bencana Gunung Ruang Sitaro, Kajati Sulut: Saya Pastikan Ada...

Daerah

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Regina Toasyana Sinedu: Suara Muda dari Perbatasan yang Menembus Dunia Diplomasi

Profil

Bupati Sitaro Penuhi Pemeriksaan Lanjutan di Kejati sebagai Saksi Kasus DSP...

Sitaro

Terkini