Harga Rica di Sangihe Makin Pedis

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Jelang Natal dan Tahun Baru (NATARU) harga rica di Kabupaten Kepulauan Sangihe merangkak naik dan makin pedis.

Di Pasar tradisional Towo’e Kota Tahuna kenaikan harga rica sangat signifikan di awal Desember ini bahkan pedis di kantong konsumen.

Pantauan Lintasutara.com, harga rica terus naik dikalangan pedagang dan saat ini menembus angka Rp 150 ribu per kilogram.

“Awalnya Rp 30 ribu naik Rp 80 ribu dan saat ini sudah Rp 150 ribu,” ujar pedagang Barito di Pasar Towo’e.

Baca Juga:

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Abdul Rifai Mahdang mengatakan, kenaikan harga rica yang signifikan diduga dipengaruhi oleh faktor musiman, perubahan cuaca dan faktor-faktor lain yang memengaruhi produksi.

“Kami mengimbau kepada pedagang dan produsen cabai untuk bersikap bijak dalam menentukan harga jual, demi menciptakan kondisi pasar yang sehat dan adil,” kata Magdang

Menurut Mahdang, pihaknya melakukan langkah-langkah strategis guna mengatasi permasalahan kenaikan harga dan menjaga ketersediaan stok karena memang ini baru awal Desember tapi harga sudah naik signifikan.

“Kami bekerjasama dengan kelompok tani, produsen dan pihak terkait dengan melaksanakan pasar murah dari 15 kecamatan sudah 8 kecamatan yang kami datangi jadi masyarakat membeli langsung dari tangan pertama,” imbuh Mahdang.

(Ts)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Breaking News: Kejaksaan Negeri Sangihe Tetapkan DP Tersangka CSR Bank SulutGo

Sangihe

HSS Tagulandang Jadi Runner-up Piala Soeratin U-15 Sulut, Arya Sinulingga: Potensinya...

Sitaro

9 PKS Ditandatangani, Kantah Sitaro Pacu Transformasi Pertanahan dan Tata Ruang

Sitaro

HSS Tagulandang Cetak Sejarah, Raih Juara II Piala Soeratin U15 PSSI...

Sitaro

Masuki Babak Baru, STPN Resmi Bertransformasi Menjadi Politeknik Agraria

Nasional

Terkini