Melalui Dana AGS, Tim POLNUSTAR Melatih Masyarakat Enengpahembang Budidaya Sponge, Rumput Laut dan Nemo

Terbit:

Sangihe, Lintasutara – Tim Politeknik Negeri Nusa Utara ( POLNUSTAR) Memberikan pelatihan budidaya Sponge, Rumput Laut dan Nemo bagi masyarakat kelurahan Enengpahembang kecamatan Tahuna Timur.

Kegiatan pengembangan kampung enengpahembang melalui dana AGS yang diterima oleh Tim Polnustar yang diketuai Dr. Walter Balansa beranggotakan Frets Rieuwpassa dan Obyn Pumpente mendapat respon yang baik dari masyarakat Enengpahembang dimana dengan antusias mengikuti semua kegiatan yang dilaksanakan sejak oktober 2022 hingga oktober 2023.

Menurut ketua Tim, kegiatan-kegiatan tersebut meliputi pelatihan scuba dive dan scuba skin, pelatihan budidaya sponge, pelatihan budidaya rumput laut, pelatihan budidaya nemo dan pelatihan pengolahan rumput laut.

” Semua pelatihan dilakukan oleh profesional yang ahli di bidangnya, sehingga masyarakat mampu mengerti dan memahami setiap pelatihan yang diberikan.” Kata Balansa.

Baca Juga:

Ditambahkannya, kegiatan yang di danai oleh AGS ini merupakan upaya untuk membangun kelurahan enengpahembang sebagai lokasi ekowisata bahari.

Polnustar
Pelatihan Pengolahan Rumput Laut Oleh Tim Polnustar (Foto : Ist)

” Ini dikarenakan kelurahan tersebut memiliki potensi bahari yang cukup baik. Secara alami rumput laut, sponge dan nemo hidup berdampingan di pesisir pantai Enengpahembang.” Tuturnya.

Sementara itu, Pihak Keluruhan melalui Lurah Journal Lakada, S.SoS) mengucapkan terima kasih kepada AGS dan Polnustar atas upaya yang dilakukan untuk pengembangan Kelurahan Enengpahembang menjadi lokasi ekowisata bahari.

” Memang, setelah kurang lebih satu tahun, sponge yang telah dibudidayakan dapat tumbuh dengan baik dan menjadi tempat tinggal bagi biota laut lainnya. Selain itu, beberapa masyarakat berhasil dengan baik membudidayakan nemo di Akuarium. ” Ungkap Lakada.

Lanjut Lakada, ibu-ibu memperoleh pengetahuan bagaimana mengolah rumput laut menjadi olahan yang sehat dan bergizi.
“ini merupakan bentuk perhatian AGS terhadap masyarakat kepulauan sehingga dapat memberikan pendanaan untuk menfasilitasi kegiatan-kegiatan yang dirancang untuk membangun ekowisata bahari.” Tutupnya.

(Ts)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Pasca Magnitudo 7,7, Sangihe Diguncang 130 Kali Gempa Susulan

Sangihe

Menakar Keadilan dari Ketukan Palu Maut Pertama di PN Tahuna

Suara Redaksi

Masa Jabatan 99 Kapitalaung Berakhir Agustus, Ini Langkah Dinas PMDD Sangihe

Sangihe

Pemkab Sangihe Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Pasca Gempa

Sangihe

Hadiri Kawin Massal di Mohong Sawang, Bupati Sangihe Ingatkan Pentingnya Legalitas...

Sangihe

Terkini