Buka HKN ke- 59, Tamuntuan Sebut Transformasi Kesehatan dari Pusat hingga Daerah

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 59 di Kabupaten Kepulauan Sangihe berlangsung meriah dengan sejumlah kegiatan.

Hajatan ini dimulai dari upacara pada Senin (13/10/2023) di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo.

Membuka HKN ke- 59, Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr. Rinny Tamuntuan menyebutkan adanya transformasi pelayanan kesehatan ditingkat Nasional dan saat ini tengah dalam penyusunan rencana induk.

Hal ini nantinya berfungsi sebagai haluan bersama dalam upaya pembangunan kesehatan di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

“Pemerintah pusat tentu tidak mampu melakukannya sendiri, sehingga dengan sinergi yang kuat dengan Pemerintah Daerah dan elemen masyarakat, transformasi kesehatan diharapkan mampu memberikan layanan dasar kepada seluruh masyarakat terutama di Sangihe ini,” sebut Tamuntuan.

Dirinyapub mengapresiasi Insan Kesehatan di Sangihe yang telah bahu-membahu berjuang tanpa kenal lelah dalam melaksanakan pembangunan sektor yang sangat lekat dengan layanan masyarakat ini.

“Kiranya kita terus bersemangat dalam memajukan layanan kesehatan untuk masyarakat,” pungkas Tamuntuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kepulauan Sangihe dr. Handry Pasandaran menyebutkan ada 6 pilar utama transformasi yang kemudian bakal di jalankan.

Ke- 6 Transformasi diawali dengan sistem layanan primer, dimana jika sebelumnya layanan kesehatan berpusat pada pengobatan, maka kedepan akan didorong kearah promotif – preventif.

“Kemudian ada juga transformasi layanan rujukan. Kita berharap, Rumah Sakit Rujukan terutama RSD Liun Kendage maupun Liung Paduli dapat kita tingkatkan baik mutu pelayanannya terutama di dalamnya sarana prasarana alat kesehatan dan sumber daya manusia sehingga menghasilkan pelayanan yang semakin bermutu,” lanjutnya.

Selain itu, ada juga transformasi sistem ketahanan kesehatan yang bakal melibatkan  sistem cadangan tenaga diluar nakes Sangihe untuk antisipasi kejadian tak terduga.

Sedangkan tiga pilar terakhir yakni transformasi pembiayaan kesehatan, Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan hingga transormasi teknologi.

(Gr)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Buruknya Sinkronisasi OSS dan INAPROCH Hambat Operasional PD Pelayaran Sitaro

Sitaro

Dari Dinding Museum Ulu, Christiani Alfa Mumu Menapaki Panggung Nasional Panjat...

Olahraga

Lolos SLOMPN dan CYATC, Atlet Panjat Tebing Sitaro Masuk Pembinaan Nasional

Sitaro

Pustu di Pulau Kawaluso Tanpa Listrik, Obat Kerap Kosong, Perawat Belum...

Sangihe

Pustu Kawaluso Kini Terang, Warga Apresiasi Respons Cepat Bupati Michael Thungari

Sangihe

Terkini