Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

Bupati Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kepulauan Sitaro

Terbit:

Sitaro, Lintasutara.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 1 Tahun 2026. Status tersebut berlaku selama 14 hari, terhitung mulai 5 Januari hingga 18 Januari 2026.

Penetapan ini dilakukan sebagai langkah cepat dan terkoordinasi untuk menghadapi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu keselamatan warga serta aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah Kepulauan Sitaro.

Pemerintah daerah menilai kondisi cuaca yang tidak menentu membutuhkan respons segera dari seluruh pemangku kepentingan.

Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Chyntia Ingrid Kalangit, mengatakan keputusan tersebut diambil untuk mempercepat penanganan bencana di lapangan dan memastikan seluruh perangkat daerah bergerak secara terpadu.

Baca Juga:

“Penetapan status tanggap darurat ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk melindungi masyarakat. Keselamatan warga adalah prioritas utama, sehingga seluruh sumber daya akan kita kerahkan untuk penanganan bencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” kata Chyntia.

Dengan diberlakukannya status tanggap darurat, pemerintah daerah memiliki dasar hukum untuk mengambil langkah-langkah darurat, termasuk mobilisasi personel, peralatan, dan logistik, serta dukungan lintas sektor guna meminimalkan risiko dan dampak bencana hidrometeorologi.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah serta aparat di lapangan.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan pemerintah dan aparat di lapangan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Mari kita saling menjaga dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi situasi ini,” ujarnya.

Penetapan status tanggap darurat tersebut turut menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah terkait, unsur TNI dan Polri, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan kampung, serta relawan kebencanaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro memastikan perkembangan situasi di lapangan akan terus dipantau dan disampaikan secara berkala kepada masyarakat.

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Dini Hari Maut di Siau Timur: Begini Jumlah Korban Sementara

Sitaro

LENTERA di Ujung Utara: Ketika Kejaksaan Hadir dengan Empati

Sangihe

Duo Dalughu Taklukan Jalur Speed WR, Sabet Emas ke- 2 untuk...

Olahraga

Gubernur Sulut Tinjau Lokasi Banjir Bandang Sitaro

Sitaro

Terkini