Manado, Lintasutara.com – Atlet panjat tebing Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kembali menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara (Sulut) XII 2025 di Kota Manado.
Pada nomor disiplin Speed World Record (WR) beregu campuran, pasangan bersaudara Rafael N. Dalughu dan Aprilia N. S. Dalughu tampil impresif dan berhasil mengalahkan tim Kota Manado di partai final.
Keduanya memastikan medali emas sekaligus memperkuat dominasi Sitaro pada nomor unggulan tersebut. Sedangkan atlet Kota Manado meraih medali perak dan Kabupaten Kepulauan Sangihe maraih medali perunggu.
Manager kontingen, Bob Wuaten, yang hadir langsung di arena pertandingan, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya.
“Mereka tampil luar biasa. Kemenangan ini buah dari latihan dan mental tanding yang kuat,” ujarnya.
Dukungan juga mengalir dari Bupati Kepulauan Sitaro Chyntia I. Kalangit, yang menyaksikan laga final melalui siaran langsung di media sosial. “Raihan emas kedua ini saya harap menjadi energi baru bagi seluruh atlet Sitaro di cabang olahraga lainnya,” kata Chyntia.
Dengan tambahan medali emas hari ini, kontingen Sitaro sementara telah mengoleksi dua medali emas, satu perak, dan lima perunggu dalam Porprov Sulut XII.
Tidak hanya pada nomor speed, empat atlet panjat tebing Sitaro juga memastikan tiket final pada dua nomor disiplin lain yakni Lead Perorangan Putra dan Boulder Perorangan Putri. Mereka adalah:
Boulder Putri: Christiani Alfa Mumu dan Melani M. G. A. Karundeng serta Lead Putra: Jizreel G. B. P. Kampong dan Ardan Harun. Mereka dijadwalkan turun bertanding besok.
Ketua FPTI Sitaro James Tamo optimistis peluang medali masih terbuka lebar. “Kami targetkan bisa menambah emas dari nomor lead dan boulder. Para atlet dalam kondisi terbaik,” ujarnya.
Dengan performa yang terus meningkat, panjat tebing masih menjadi lumbung medali bagi Kabupaten Kepulauan Sitaro di ajang Porprov tahun ini.
