Sangihe, Lintasutara.com – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari turut ambil bagian dalam peletakan batu pertama, rumah hasil program diakonia GMIST Jemaat Patmos Tahuna untuk keluarga Taresa – Simon, di kelurahan Soataloara 2.
Rumah dua lantai dengan ukuran panjang 8,20 meter dan lebar 4 meter ini, nantinya bakal dihuni 3 kepala keluarga dengan 10 jiwa, dengan rencana konstruksi beton permanent untuk lantai 1 dan kayu pada lantai 2.
Dalam sambutannya, Thungari mengapresiasi GMIST Patmos Tahuna persoal kepedulian terhadap jemaat Baginya, hal ini menjadi langkah maju dalam konteks pelayanan.
“Kita sadar bahwa ada banyak jemaat yang masih terfokus pada pembangunan fisik gereja. GMIST Jemaat Patmos sudah satu langkah di depan, ketika memperhatikan jemaat – jemaat berkekurangan pun berkebutuhan,” sebut Thungari.
Baginya, momentum ini menjadi semacam trigger bagi jemaat – jemaat lain, mulai dari Patmos Tahuna. Bahkan termasuk pemerintah daerah, agar masyarakat yang masih membutuhkan rumah layak semakin berkurang.
“Kebahagiaan sejati adalah ketika kita bisa memberi, termasuk senyuman ketika rekan – rekan kita membutuhkan dan jemaat Patmos sudah melakukan itu,” pesan Thungari.
Iapun berpesan agar keluarga Taresa – Simon dapat terus semangat, karena selain kebutuhan rumah, nyatanya keluarga masih berhadapan dengan masalah kesehatan kepala keluarga.
“Semangat dalam masa penyembuhan Bapak terkasih. Biarlah hari ini menjadi bukti bahwa Bapak – Ibu tidak pernah berjalan sendirian. Jemaat dan pemerintah akan terus ada bersama – sama,” kuncinya.
Selain meletakan batu pertama pembangunan rumah, pada kesempatan tersebut Bupati juga memberikan diakonia untuk membantu pembangunan rumah.
(Penulis / Editor : Gerald Kobis)
