Sitaro, Lintasutara.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menyalurkan bantuan stimulan rumah rusak sedang dan ringan tahap pertama bagi warga masyarakat yang terdampak bencana erupsi gunung api (Gapi) Ruang.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia I. Kalangit secara simbolis di dua lokasi berbeda yakni aula gereja GMIST Bahoi, Kelurahan Bahoi dan gedung Gereja GMIST Imanuel Keling, Kelurahan Balehumara, Senin (14/07).
Bupati dalam sambutanya mengatakan, untuk bantuan stimulan tahap pertama ini akan diserahkan kepada 701 Kepala Keluarga (KK) yang akan menerima dana sebesar 40 persen di terminal pertama dan dari 40 persen dana tersebut 25 persen di khususkan untuk upah kerja dan 75 persen untuk bahan.
“Contoh untuk penerima bantuan kategori ringan akan menerima bantuan 15 juta. Untuk termin pertama 40 persen dari 15 juta tersebut yaitu 6 juta. Nah dari 6 juta tersebut 25 persen atau 1,5 juta untuk upah kerja sedangkan 75 persen atau 4,5 juta untuk bahan yang nantinya dapat di ambil ke pihak penyedia,” ungkapnya.
“Dan hal ini juga berlaku bagi penerima bantuan kategori rusak sedang yang menerima bantuan sebesar 30 juta,” lanjut Kalangit.
Ia juga menjelaskan, untuk bantuan stimulan dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah masuk ke rekening masing-masing penerima bantuan. Sehingga ia berharap bantuan tersebut dapat di pergunakan sebaik-baiknya.
“Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memberikan bantuan maka pergunakan sebaik-baiknya dan ini sudah waktunya untuk memperbaiki rumah yang rusak sehingga kita bisa tidur dengan aman dan nyaman,” pungkas Bupati.
Turut hadir dalam kegiatan penyaluran bantuan ini, Wakil Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sitaro, Perwakilan Bank mandiri cabang Manado, sejumlah Kepala OPD, serta pejabat di lingkup Pemkab Sitaro.
