Sangihe, Lintasutara.com – Sanggar Seni Seriwang Sangihe menunda pelaksanaan pentas pertama dari rangkaian Road Show teater 5 kecamatan.
Pementasan yang notabene akan berlangsung 14 Maret 2025 di GMIST Jemaat Kuma, di-reschedule pada Jumat (21/03/2025), dan akan dilaksanakan di gedung GMIST Yerusalem Enemawira.
Fajar Gultom, Presiden Sanggar Seriwang sekaligus Sutradara menyebutkan hal ini karna ada permintaan langsung dari GMIST Jemaat Kuma.
“Rencana awal memang begitu, tetapi karna ada permintaan penjadwalan kembali, maka kami geser ke Yerusalem Enemawira dan setelahnya balik ke Kuma lagi,” jelas Gultom.
Ia menyebutkan, dengan adanya penundaan jadwal pentas pertama, Sanggar memiliki waktu yang lebih banyak guna memaksimalkan garapan.
“Selalu ada sisi positif tentu saja, jadi tidak menjadi masalah. Kami jadi memiliki waktu agar garapannya bisa lebih maksimal untuk menghibur penonton,” sambungnya.
Menurut Gultom, pentas keliling yang diagendakan Sanggar Seriwang sedari awal bertujuan memperkenalkan teater lebih dalam kepada masyarakat, baik dari tampilan di atas panggung, maupun terkait penggarapan lewat sistem kelas.
“Ada satu cita – cita agar dalam setiap hajatan teater, pesertanya bisa lebih banyak. Untuk itu, garapan kami harus maksimal, plus belajar bersama dalam kelas garapan, agar teman – teman di lokasi pentas nanti bisa belajar bagaimana teater berproses, sebelum naik panggung,” jelas Gultom.
Membawakan naskah Leamdale dan Suaminya, karya seniman Iverdikson Tinungki, Gultom menjanjikan pentas teater nan menggugah untuk masyarakat, sehingga akan sangat disayangkan jika terlewatkan.
“Pertunjukan ini adalah salah satu yang spektakuler dengan adegan – adegan yang pasti akan emosional, bahwa kehidupan memang selalu punya sisi tak terduga dan tak pasti. Untuk itu, sayang kalau tidak ditonton,” kuncinya.
(Penulis / Editor : Gerald Kobis)
