Hujan Lebat, Jembatan Akses Utama ke Polnustar Manganitu Nyaris Putus

Hanya Bisa Dilalui Kendaraan Roda 2

Terbit:

Sangihe, Lintasutara.com – Hujan lebat yang terjadi cukup lama pada Minggu (12/01/2025), merusak 1 unit jembatan yang menjadi akses menuju kampung Taloarane 1, kecamatan Manganitu.

Jembatan antara Hiung dan Siha ini, nyaris putus imbas peningkatan debit air dengan luapan dan arus nan deras yang menyebabkan gerusan tanah pondasi jembatan.

Turun langsung ke lokasi, Camat Manganitu Julian Pesik menyebutkan awalnya hanya terlihat kerusakan ringan, namun seiring waktu kerusakan menjadi lebih besar, bahkan sudah ada retakan.

“Selain lubang dengan kedalaman 3 – 4 meter, juga sudah ada retakan yang tentu bisa membahayakan pengguna jalan,” sebut Pesik.

Baca Juga:

Saat ini menurutnya, kondisi jembatan memang sudah tidak bisa dilalui kendaraan roda 4, sementara untuk roda 2 masih memungkinkan, meski harus waspada dengan kondisi selanjutnya.

Kepada awak media ini, Pesik menyatakan sudah berkoordinasi dengan instansi terkait persoal kondisi jembatan yang menjadi akses utama ke kampung Taloarane 1 dan Kampus Politeknik Nusa Utara (Polnustar) ini.

(Penulis / Redaktur : Gerald Kobis)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Dr. Hendrik Manossoh, Tokoh Nusa Utara Dari Trah Raja-raja Sangihe

Feature

Breaking News: Kejaksaan Negeri Sangihe Tetapkan DP Tersangka CSR Bank SulutGo

Sangihe

Puskesmas Kisihang Disorot, Fasilitas Kesehatan dan Layanan Posyandu Dipersoalkan

Sitaro

Beli Sembako Murah di Airmadidi? Pesan Online di Toko DeRa

Advetorial

Kelangkaan Pertalite di Sitaro Berlarut, Pemerintah Diminta Tak Sekadar Berkoordinasi

Sitaro

Terkini