Dukung karya jurnalisme perbatasan Lintasutara.com
Lihat
LU TV

KPU Talaud Umumkan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati

Terbit:

Talaud, Lintasutara.com – KPU Talaud menggelar Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud 2024.

Pleno yang dilaksanakan di Aula Kantor KPU Talaud ini turut menghadirkan semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang sudah mendaftar dan akan bertarung dalam kontestasi Pilkada Serentak pada 27 November nanti.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Talaud Andri L J Sumolang menyatakan terima kasihnya yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya rapat pleno ini.

“Harapan kami dari penyelenggara kiranya kita dapat menjaga tahapan pilkada ini. Kita sesama Ana’u Taroda, mari sama-sama torang menjaga tahapan Pilkada ini dengan aman,” ujar Sumolang, Senin (23/09/2024).

Dari hasi pengundian, berikut hasil pencabutan nomor urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Talaud dalam pilkada 2024 :

Baca Juga:

Nomor Urut 1 : Drs Moktar Arunde Parapaga dan Ade Yeswa Sahea (MAP-AYS) yang diusung oleh Partai Nasdem, Hanura, dan PSI.

Nomor Urut 2 : Irwan Hasan dan Haroni Mamentiwalo (IH-HM) yang diusung oleh Partai Gerindra, PAN, dan Perindo.

Nomor Urut 3 : Welly Titah dan Anisya Gretsya Bambungan, SE (WT-AGB) yang diusung oleh Partai PDI-P.

Nomor Urut 4 : Dr Tammy Wantania, S.Th dan Djekmon Amisi, SH (TW-JA) yang diusung oleh Partai Demokrat.

Nomor Urut 5 : Yopi Saraung, SE dan Ir Adolf Seweran Binilang (YOSA-ASB) yang diusung oleh Partai Golkar dan Gelora.

(Ryan)

Bagikan:

Artikel terkait

Advertisement

Terpopuler

Nusa Utara dalam Pusaran RTRW Sulut: Provinsi Baru atau Ilusi yang...

Suara Sangihe

Kasus Dana Bencana Gunung Ruang Sitaro, Kajati Sulut: Saya Pastikan Ada...

Daerah

Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Kembali Diperiksa Kejati Sulut

Daerah

Refleksi Hari Kartini: Juita Baraming, Perempuan Sangihe yang Menata Harapan Lewat...

Sangihe

Mahasiswi Polnustar Jadi Korban Banjir Bandang Siau, Kampus Berduka dan Kehilangan

Sitaro

Terkini